Ancelotti Pastikan Madrid Tampil Menyerang saat Hadapi Man City

Ancelotti Pastikan Madrid Tampil Menyerang saat Hadapi Man City
Lihat Foto

WJtoday, Bandung - Pelatih Carlo Ancelotti mengatakan Real Madrid akan tampil menyerang saat menjamu Manchester City pada leg kedua semifinal Liga Champions di Bernabeu, Kamis (5/5) dini hari, untuk mengejar dan mengungguli defisit satu gol, dan meraih tiket final.

Bek tengah David Alaba cedera tapi gelandang Casemiro kembali bermain setelah melewatkan leg pertama karena cedera.

Meskipun starting line-up masih dipertanyakan, Madrid akan menggunakan pendekatan yang agresif yang telah memberi mereka 11 gol dalam empat pertandingan terakhir di Liga Champions.

"Apabila kami ke belakang dan mencoba bertahan dengan blok rendah, dengan 10 orang di kotak, City akan memiliki 99 tendangan ke gawang. Terkadang Anda harus mengambil risiko dan kami sangat sukses tahun ini ketika mengambil risiko karena kami memiliki banyak pemain depan yang berkualitas," kata Ancelotti dalam jumpa pers jelang pertandingan, dikutip dari Reuters, Rabu (4/5/2022).

"Ini akan menjadi pertarungan dua tim yang sepenuhnya berbeda. Kami harus lebih baik dari leg pertama, bergerak lebih baik menghalau. Berada di posisi yang lebih baik ketika bertahan, bekerja sebagai kesatuan dan kembalinya Casemiro sangat penting untuk hal itu." lanjutnya.

Madrid menuju pertandingan dengan motivasi tinggi setelah mengamankan gelar LaLiga pada akhir pekan lalu menyusul kemenangan kandang 2-0 atas Espanyol saat Ancelotti menginstirahatkan sejumlah pemain.

Baca juga: Kalahkan Villarreal 3-2, Liverpool ke Final Liga Champions

Pelatih asal Italia itu yakin bahwa merayakan juara hampir satu bulan sebelum akhir musim, dengan empat laga tersisa, setelah mendominasi musim adalah dorongan yang besar bagi moral para pemain dan pendukung yang menantikan semifinal Liga Champions. 

"Moral dan kepercayaan diri kami sangat tinggi setelah memenangi gelar liga. Kami fokus kepada laga ini karena itu adalah yang paling penting musim ini. Tim ini memiliki hati dan ketabahan sejati untuk mengatasi segala rintangan tetapi itu tidak cukup," sebutnya.

"Anda tidak menang dengan kepribadian dan hati saja. Itu yang memberi Anda kekuatan untuk menunjukkan kualitas yang Anda miliki. Anda perlu segalanya, kemauan, kualitas individual dan komitmen bersama." Ancelotti menambahkan.

Gelandang veteran Luka Modric, yang menatap final Liga Champions untuk kelima kalinya dengan Real Madrid, sepakat dengan sang pelatih.

"Tentunya, kami sangat percaya diri bahwa kami bisa bangkit dan melaju. Kami sadar kami tidak bermain baik di leg pertama meskipun kami mencetak tiga gol," ujar Modric.

"Kami memiliki banyak karakteristik dan talenta. Sejarah klub ini, memenangi kompetisi ini 13 kali, akan memainkan peran besar. Itu sangat mempengaruhi mentalitas kami karena Anda yakin Anda dapat meraih segalanya mengenakan seragam ini." lanjutnya.

"Kami akan turun ke lapangan dengan keyakinan dan kepribadian, energi dan semangat. Menunjukkan bahwa kami adalah Real Madrid dan kami adalah tim terbaik di dunia. Mendapati para pendukung di sisi kami dan kemagisan Santiago Bernabeu adalah dorongan yang sangat besar." tutup Modric.  ***