backgroud
logo

Ekspresi

 

Bagian dari Perjalanan Sejarah, Bangunan Art Deco Perlu Dilestarikan

Bagian dari Perjalanan Sejarah, Bangunan Art Deco Perlu Dilestarikan

 
Bagian dari Perjalanan Sejarah, Bangunan Art Deco Perlu Dilestarikan
Salah satu bangunan bergaya arsitektur Art Deci di bandung yang masih kokoh berdiri. (variety.com)
WJtoday
Kamis, 8 Oktober 2020 | 08:54 WIB
WJtoday, Bogor - Usai mengikuti agenda pembukaan KKI Tahun 2020 Seri II bersama KPwBI Jabar,  Gubernur Ridwan Kamil mengikuti acara peluncuran buku “Mystery Art Deco Kota Bandung”.

Emil pun berharap, buku yang ditulis Jeffry W. Dana ini turut menjadi penyumbang sejarah pembangunan Kota Bandung dan Jawa Barat serta bisa diapresiasi oleh generasi-generasi selanjutnya.

Selain sebagai bagian perjalanan sejarah, dia pun menilai bangunan-bangunan art deco khususnya yang banyak berdiri di Kota Bandung perlu dilestarikan karena memiliki karakter yang kuat.

“Kita ditakdirkan untuk memiliki satu koleksi bangunan bangunan art deco di Kota Bandung yang pernah disebut Paris Van Java. Ini harus dilestarikan, sebagai arsitek saya punya kesimpulan sering kali bangunan modern itu ternyata tidak lebih baik dibandingkan bangunan lama yang berkarakter,” ucap Emil.

Sementara itu, Kepala KPwBI Jabar Herawanto mengatakan, peluncuran buku dan pameran foto “Mystery Art Deco Kota Bandung” yang ditulis Jeffry W. Dana menghadirkan semangat kebebasan berkreasi di Kota Bandung yang tumbuh dalam berbagai aspek kehidupan, di antaranya arsitektur bangunan, fashion, furniture, hingga seni lainnya.

Hal itu, lanjut Herawanto, menguatkan Kota Bandung sebagai kota inklusif yang terbuka akan keberagaman akan semakin memperkaya kreativitas masyarakatnya.

"Inklusivitas ini merupakan modal yang kuat dari Kota Bandung masyarakatanya untuk selalu bekembang mengikuti perubahan zaman. Perkembangan yang kemudian menjadikan Bandung sebagai pusat kreativitas Jawa Barat dan nasional yang selalu menerima keberagaman sebagai modal berkreasi. Keberagaman yang tentunya menjadi ciri khas NKRI yang kita cintai," ucap Herawanto. ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya