backgroud
logo

Politik

 

Saatnya Merubah Pola Kampanye Konvensional ke Digital

Saatnya Merubah Pola Kampanye Konvensional ke Digital

 
Saatnya Merubah Pola Kampanye Konvensional ke Digital
ilustrasi. (antara)
WJtoday
Rabu, 21 Oktober 2020 | 20:48 WIB
WJtoday,Bandung -  Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menyarankan pasangan calon kepala daerah yang berkompetisi pada Pilkada Serentak 2020 beserta tim kampanyenya mengubah pola kampanye dari pola tatap muka menjadi kampanye digital.

"Pada situasi pandemi COVID-19 saat ini pola kampanye yang paling efektif adalah kampanye digital, baik kampanye secara virtual maupun memanfaatkan media sosial," kata Emrus Sihombing, seperti dikutip Antara, Rabu (21/10/2020)..

Menurut dia pasangan calon kepada daerah melakukan kampanye substansinya untuk menyampaikan pesan, visi misi, maupun sosialisasi pasangan calon kepada masyarakat, tapi dalam situasi pandemi COVID-19 saat ini tidak dibolehkan melakukan pengumpulan massa.

"Agar kampanye tetap berjalan efektif sekaligus memenuhi aturan protokol kesehatan, maka pola kampanye-nya yang harus diubah, dari konvensional ke digital," sebutnya.

Doktor Komunikasi Politik alumni Universitas Padjadjaran Bandung ini menambahkan, kampanye digital dengan memanfaatkan aplikasi virtual maupun media sosial akan berjalan lebih efektif dan aman pada situasi saat ini.

Pemerintah Pusat, kata dia, telah mengatur penerapan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, serta menjaga jarak. 

"Pemerintah juga melarang adanya pengumpulan massa," katanya.

"Kalau harus sampaikan pesan dalam kampanye ke masyarakat, sebaiknya menggunakan teknologi," ujarnya menyarankan.

Menurut Emrus, pasangan calon kepala daerah bisa berbicara langsung dengan masyarakat melalui aplikasi maupun membuat konten video yang disebarkan melalui media sosial, tanpa harus bertemu langsung dengan masyarakat. 

"Langkah ini sudah dilakukan oleh beberapa pasangan calon kepala daerah," tandasnya.

Sebagai informasi, Pilkada 2020 akan dilaksanakan secara serentak di 270 daerah pada 9 Desember mendatang.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 tahun 2020 mengatur tahapan kampanye Pilkada Serentak 2020, yakni pada 26 September hingga 5 Desember 2020.

Rinciannya adalah;
1. Pertemuan terbatas, tatap muka, dan dialog, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye (APK) dan kegiatan lainnya (26 September - 5 Desember 2020)
2. Debat publik/terbuka antar pasangan calon (26 September - 5 Desember 2020)
3. Kampanye melalui media massa, cetak, dan elektronik (22 November - 5 Desember 2020)
4. Masa tenang dan pembersihan alat peraga kampanye (6 - 8 Desember 2020).  ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya