backgroud
logo

Daerah Jabar

 

Bupati Bogor akan Batasi Kendaraan di Jalur Puncak saat Libur Panjang Mendatang

Bupati Bogor akan Batasi Kendaraan di Jalur Puncak saat Libur Panjang Mendatang

 
Bupati Bogor akan Batasi Kendaraan di Jalur Puncak saat Libur Panjang Mendatang
Ilustrasi kepadatan kendaraan di Jalur Puncak di waktu liburan. (antara)
WJtoday
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 19:16 WIB
WJtoday, Kab Bogor -  Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan akan membatasi kendaraan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor saat libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi sebagai upaya mencegah terjadinya kepadatan yang berpotensi besar membuat penularan COVID-19.

Menurut Ade, pihaknya akan meminta kendaraan yang menuju puncak putar balik apabila kondisi puncak tidak memungkinkan. 

"Tujuannya (ke Puncak) juga harus jelas, jangan juga sampai tidak jelas. Insya Allah akan kita putar balik," tegas Ade, di Cibinong, Sabtu (24/10/2020).

Menurutnya, cara itu terbilang efektif untuk tidak membuat kepadatan di jalur penghubung Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur tersebut, sehingga jumlah pengunjung di masing-masing tempat wisata dapat terkendali sesuai protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Ade  mengatakan hampir setiap libur panjang, Jalur Puncak dipadati oleh kendaraan berplat nomor luar Bogor, terutama plat B. 

Ia khawatir, kedatangan para wisatawan dari luar daerah secara tak terkendali akan meningkatkan kasus COVID-19 di Kabupaten Bogor, yang sejauh ini statusnya masih zona oranye.

"Kebanyakan yang masuk ke Puncak itu plat B, mungkin mereka juga ingin menghirup udara segar, tapi jangan justru menimbulkan penularan dengan cara berkerumun," sebutnya.

Selain akan mengendalikan volume kendaraan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan melakukan razia penggunaan masker di tempat-tempat wisatawan, sesuai yang diatur dalam Keputusan Bupati (Kepbup) Bogor nomor 443/450/Kpts/Per-UU/2020 tentang pembatasan sosial berskala besar praadaptasi kebiasaan baru (PSBB pra-AKB).

"Semuanya harus ngerem, tidak hanya pemerintah, tapi masyarakat juga harus benar-benar membantu, untuk tidak lagi terjadi klaster dan penularan pasien positif COVID-19," imbau bupati.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo meneruskan pesan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 selama libur panjang pada pekan depan.

"Bapak Presiden mengingatkan, bahwa tidak lama lagi kita akan menghadapi libur panjang, dan biasanya libur panjang akan menimbulkan masalah bagi kesehatan. Kasus COVID meningkat. Seperti yang terjadi pada akhir Juli," ungkapnya dalam kegiatan penanaman pohon bersama BNPB di Telaga Saat, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/10/2020).  ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya