backgroud
logo

Gaya Hidup

 

Jangan Disepelekan, Sariawan Berkepanjangan Bisa Jadi Pertanda Kanker Mulut

Jangan Disepelekan, Sariawan Berkepanjangan Bisa Jadi Pertanda Kanker Mulut

 
Jangan Disepelekan, Sariawan Berkepanjangan Bisa Jadi Pertanda Kanker Mulut
Jangan Disepelekan, Sariawan Berkepanjangan Bisa Jadi Pertanda Kanker Mulut. (variety.com)
WJtoday
Senin, 16 November 2020 | 11:20 WIB
WJtoday, Bandung - Sariawan kerap dianggap sepele. Padahal, sariawan lebih dari 1 bulan bisa jadi salah satu pertanda kanker mulut.

Dokter spesialis penyakit mulut RS Mitra Keluarga, Rusmawati mengatakan, secara umum perbedaan antara sariawan biasa dengan kanker mulut bisa dilihat dari beberapa hal.

"Yaitu waktu penyembuhan sariawan, tingkat [keparahan] sariawan, lokasi, meraba sekitar luka sariawan, serta melihat perubahan warna," ujar Rusmawati, dalam keterangan resminya, Jumat (13/11/2020). Keberadaan bercak putih dan merah di rongga mulut bisa jadi salah satu petanda.

Tak hanya dari tingkat keparahan dan karakteristiknya, lama waktu sariawan juga jadi petanda lain. Sariawan lebih dari 1 bulan, disebut Rusmawati, menjadi salah satu tanda kanker mulut.

Selain itu, gejala kanker mulut juga ditandai dengan adanya rasa sakit di rongga mulut yang tak kunjung sembuh. Pembengkakan pada dagu akibat kelenjar limfa submandibular yang membesar juga dapat terjadi pada pasien kanker mulut.

Ada juga gejala lain seperti rasa mengganjal di tenggorokan yang tak kunjung hilang. Kesulitan mengunyah dan menelan serta gigi yang goyang atau tanggal di sekitar tumor juga jadi gejala yang mungkin muncul. 

"Muncul juga benjolan pada leher, penurunan berat badan, dan bau mulut," tambah Rusmawati.

Kanker mulut umumnya dapat terjadi di beberapa bagian mulut, termasuk pada pipi dan gusi. Mengutip Medical News Today, pada stadium awal, kanker mulut sering kali tak memperlihatkan gejala.

Beberapa faktor risiko seperti merokok, konsumsi alkohol berlebih, infeksi human papillomavirus (HPV), dan riwayat kanker pada kepala dan leher sebelumnya meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami kanker mulut.

Faktor lain yang dapat memengaruhi di antaranya paparan sinar ultraviolet (UV), penyakit GERD, terapi radiasi di bagian kepala atau leher, paparan bahan kimia tertentu seperti asbes, trauma kronis pada gigi, dan kebiasaan meminum teh yang sangat panas.

Mengikuti diet sehat yang mengandung banyak buah dan sayuran segar dapat mengurangi risiko tersebut. Mengetahui tanda kanker mulut seperti sariawan lebih dari 1 bulan juga dapat dilakukan untuk mendapatkan penanganan yang lebih cepat dan tepat.  ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya