backgroud
logo

Inspirasi

 

Wagub: Pemerintah Hari ini tak Hanya Top-Down, Tapi Juga 'ti Handap ka Luhur'

Wagub: Pemerintah Hari ini tak Hanya Top-Down, Tapi Juga 'ti Handap ka Luhur'

 
Wagub: Pemerintah Hari ini tak Hanya Top-Down, Tapi Juga 'ti Handap ka Luhur'
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. (pam/WJtoday)
WJtoday
Rabu, 18 November 2020 | 05:55 WIB
WJtoday, Purwakarta -  Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menghadiri Saba Desa yang digelar Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Jabar di Kabupaten Purwakarta, Selasa (17/11/2020). 

Saba Desa merupakan silahturahmi antara perangkat desa, pemerintah kabupaten/kota, dan Pemerintah Provinsi Jabar. Silahturahmi tersebut bertujuan mempererat komunikasi. 

Uu mengatakan, dengan komunikasi yang baik, penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah dapat berjalan optimal. Dengan begitu, pemerintah dapat merespons persoalan yang terjadi di masyarakat melalui sejumlah program. 

"Komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat adalah sampainya keinginan masyarakat kepada pemerintah. Pemerintah hari ini bukan hanya top down, tapi juga ti handap ka luhur atau bottom up," ungkap Uu.

"Untuk diketahui bahwa visi misi Jawa Barat Juara Lahir Batin, adalah visi misi masyarakat Jawa Barat, yang diangkat dari cara berkomunikasi seperti pada hari ini (bottom up)," imbuhnya. 

Menurut dia, melalui kegiatan Saba Desa, kepala desa di Jabar dapat menyelaraskan program pembangunan. Selain itu, kolaborasi antar desa dibutuhkan supaya potensi desa di Jabar dapat dikembangkan. 

Pemprov Jabar sendiri menggagas Desa Juara. Desa Juara memiliki tiga pilar, yakni digitalisasi layanan desa, One Village One Company (OVOC), dan Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa). 

Dari tiga pilar tersebut turun sederet program, seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Jembatan Gantung Desa (Jantung Desa), Jalan Mulus Desa, Sapa Warga, dan banyak program lainnya. Program-program itu dirancang salah satunya untuk memangkas ketimpangan gap kemiskinan dan digitalisasi perdesaan dengan perkotaan.

"Hidup di desa, pendapatan kota.  Itu harapan kami. Sehingga, warga yang tinggal di desa bisa memiliki pendapatan yang tidak kalah dengan warga yang bekerja di kota," kata Uu. 

"Kami ingin masyarakat desa punya pemikiran hebat. Kami dengan Pak Gubernur juga membangun desa yang ada di perbatasan," tambahnya.

Wagub pun mengimbau kepada kepala desa di Jabar untuk terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Tujuannya mencegah penularan COVID-19.  ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya