backgroud
logo

Politik

 

Kesbangpol Jabar Berkoordinasi dengan Polisi Amankan Pilkada dari Ajang Perjudian

Kesbangpol Jabar Berkoordinasi dengan Polisi Amankan Pilkada dari Ajang Perjudian

 
Kesbangpol Jabar Berkoordinasi dengan Polisi Amankan Pilkada dari Ajang Perjudian
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jabar, Iip Hidayat . (WJtoday)
WJtoday
Sabtu, 21 November 2020 | 16:18 WIB
WJtoday, Bandung - Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat memprediksi maraknya perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 menjadi ajang perjudian. Di Jawa Barat sendiri, Pilkada akan dilaksanakan di di delapan daerah, tanggal 9 Desember mendatang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jabar, Iip Hidayat menyebut telah menerima laporan terkait warga luar Jabar yang melakukan judi pasangan calon Pilkada di Pangandaran.

Laporan tersebut diterima Kesbangpol dari salah satu tokoh masyarakat dan agama yang melaporkan bahwa warga di luar Jabar sengaja datang ke Pangandaran diduga untuk melakukan judi.

"Ada informasi seperti Pangandaran, Pangandaran itu dari tokoh agama menyampaikan ada beberapa unsur dari luar Pangandaran menjelang pilkada datang kesana untuk melakukan semacam tanda kutip seperti judi," kata Iip di Bandung, Sabtu (21/11/2020).

"Ada yang mengatakan diluar Jabar, karena ada diperbatasan (wilayah Pangandaran), mengantisipasi kebenarannya. Kita masih punya waktu untuk mengantisipasinya," tambahnya.

Dia menjelaskan bahwa kasus tersebut merupakan sesuatu kerawanan yang sering terjadi di Pilkada maupun Pemilu.

Kerawanan berkaitan dengan semacam politik uang atau judi," jelasnya.

Menindak lanjuti, laporan tersebut, Iip mengungkapkan akan melakukan koordinasi dengan pihak keamanan dan aparat untuk menindak tegas praktik judi tersebut.

"Ini kan mengganggu, stabilitas di sana. Itu, kita tindaklanjuti dengan aparat keamanan untuk mengantisipasinya," ucapnya.

Agar kejadian tersebut tidak terulang, Iip dan pihak keamanan akan terus mengawal dan mengantisipasi kerawanan di Pilkada 9 Desember mendatang.

"Kita koordinasi. Ini Masalah keamanan, kita lakukan koordinasi dengan aparat keamanan," pungkasnya.***

WJT / agn

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya