backgroud
logo

Inspirasi

 

Ridwan Kamil Apresiasi Batik Tulis Hasil Karya Penyandang Disabilitas

Ridwan Kamil Apresiasi Batik Tulis Hasil Karya Penyandang Disabilitas

 
Ridwan Kamil Apresiasi Batik Tulis Hasil Karya Penyandang Disabilitas
Ridwan Kamil Apresiasi Batik Tulis Hasil Karya Penyandang Disabilitas. (humas jabar)
WJtoday
Selasa, 1 Desember 2020 | 18:47 WIB
WJtoday, Bandung -  Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerima Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (1/12/2020). Pertemuan ini membahas persiapan acara Hari Penyandang Disabilitas yang diperingati setiap 3 Desember 2020.

Dalam pertemuan tersebut, Emil –sapaan Ridwan Kamil– mendapat kain batik hasil karya salah satu penyandang disabilitas bernama Ikhlas (19). Ikhlas merupakan penyandang disabilitas dari Panti Rehabilitasi Tuna Daksa di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jabar.

Emil mengapresiasi batik tulis buah karya Ikhlas. Ia berpesan, meski dalam keterbatasan, penyandang disabilitas harus tetap produktif.

“Dalam hidup ini kita harus produktif dengan segala keterbatasan. Penyandang disabilitas punya keterbatasan secara fisik, tapi produktivitas tidak boleh surut. Kita yang tidak disabilitas walaupun kena COVID-19 juga sama, harus bisa produktif,” kata Emil.

“Salah satu produknya adalah batik. Dan menurut saya itu akan berkelanjutan karena batik merupakan produk yang dibutuhkan sepanjang waktu. Mudah-mudahan menjadi inspirasi penyandang disabilitas lainnya,” imbuhnya.

Ikhlas mengaku bahagia dan banggga karya batiknya diterima langsung Emil. Sudah tiga bulan Ikhlas belajar membatik. 

“Alhamdulillah senang (bisa bertemu Kang Emil). Cukup deg-degan juga dan bangga bisa ketemu (dengan Kang Emil),” kata Ikhlas. 

“Belajar batik ini sudah tiga bulan sejak masuk PRTD (Panti Rehabilitasi Tuna Daksa). Iya hobinya saya memang menggambar, kan (untuk membuat) batik juga harus menggambar dulu,” tambahnya.

Ikhlas juga memotivasi rekan-rekannya sesama penyandang disabilitas untuk terus berkarya meski memiliki keterbatasan secara fisik.

“Untuk teman-teman jangan putus asa. Terus berkarya meskipun dalam keadaan keterbatasan harus terus berkarya,” ucapnya.   ***

WJT / pam

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya