backgroud
logo

Buletin

 

Januari 2021 Bandung Tetap Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Januari 2021 Bandung Tetap Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

 
Januari 2021 Bandung Tetap Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh
Ilustrasi belajar Tatap Muka. (antara)
WJtoday
Rabu, 30 Desember 2020 | 21:26 WIB
Wjtoday, Bandung — Kota Bandung masih akan menerapkan belajar jarak jauh atau pembelajaran daring bagi sekolah-sekolah pada Januari 2021.

Belum diterapkannya belajar tatap muka bagi sekolah-sekolah di Kota Bandung ini berdasarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk guru, psikolog, aktivis pendidikan.

Dinas Pendidikan Kota Bandung memberikan rekomendasi perpanjangan pembelajaran jarak jauh kepada Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial.

Menurut Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra, pihaknya telah melakukan diskusi kelompok terpimpin dengan berbagai pihak. Dari kegiatan itu dihasilkan rekomendasi perpanjangan pembelajaran jarak jauh.

Ada beberapa hal yang akan diperbaiki dalam pembelajaran jarak jauh semester genap 2020/2021. Kemampuan guru mengajar jarak jauh akan ditingkatkan dengan diberikan pelatihan. Terutama bagi guru yang masih gagap teknologi.

“Ada strategi ketika guru tidak bisa ditingkatkan kemampuannya, sistemnya tandem. Dibantu oleh guru-guru muda,” ujar Cucu, Rabu (30/12/2020).

Dinas Pendidikan Kota Bandung juga akan meningkatkan kapasitas infrastruktur teknologi untuk menunjang pembelajaran jarak jauh.

Dikatakan Cucu, sepanjang 2020, telah dibangun jaringan intranet di semua sekolah di Kota Bandung. Jaringan itu bisa dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran jarak jauh.

Guru bisa memberikan tugas lewat jaringan intranet. Guru dan siswa pun bisa berkomunikasi secara tertulis lewat jaringan yang telah dibuat.

Namun, komunikasi tatap muka seperti melalui Zoom Meeting belum memungkinkan melalui intranet.

Agar pembelajaran jarak jauh lebih optimal, Dinas Pendidikan juga akan memaksimalkan penggunaan TV 132. Hal lain yang akan dilakukan yakni menyempurnakan distribusi dan akses tugas siswa.

Kapasitas orangtua membimbing anak belajar jarak jauh juga perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, menurut Cucu, perlu dibuat modul panduan bagi orangtua dalam membimbing anak belajar di rumah.

“Komunikasi antara orangtua dan guru juga perlu diperlancar,” kata Cucu.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah menyediakan psikolog guna mencegah kesehatan mental orangtua, guru dan siswa selama pandemi Covid-19.

Dinas Pendidikan akan menyediakan sambungan telepon sebagai wadah mencurahkan perasaan bagi siswa dan orangtua.

Selain itu, untuk menjaga kesehatan mental, peran guru bimbingan konseling di sekolah juga perlu diperkuat. Untuk membimbing orangtua mendidik anak, Dinas Pendidikan akan bekerja sama dengan Pemberdayaan Kesejehateraan Keluarga

Menegaskan rekomendasi tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna  mengatakan, saat ini sistem pembelajaran tatap muka belum tepat dilakukan di kota Bandung termasuk pada bulan Januari yang sudah di depan mata.

Ema Sumarna yang juga Ketua Harian Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebut situasi dan kondisi Kota Bandung masih belum memungkinkan bila harus memberlakukan pembelajaran tatap muka saat pandemi Covid-19.

"Meskipun sudah ada arahan dari pusat namun tetap kita harus memperhatikan banyak hal," kata Ema Sumarna saat menghadiri agenda bertajuk Refleksi Akhir Tahun Pendidikan di Kota Bandung di Grand Tebu Hotel, Kota Bandung, Rabu 30 Desember 2020

Pemkot Bandung tak ingin mengambil risiko meski Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memberikan izin terkait sistem pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan mulai Januari.

Kendati saat ini pembelajaran tatap muka belum bisa berjalan, Ema Sumarna  menambahkan, jajaran Pemkot Bandung yang membidangi pendidikan ke depan akan melengkapi berbagai hal untuk menunjang pembelajaran para peserta didik.

"Nanti secara bertahap kita akan terus lengkapi apa saja yang dibutuhkan," kata Ema menambahkan.***

WJT / mom

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya