backgroud
logo

Daerah Jabar

 

Tim SAR Temukan Satu Korban Longsor Cimanggung

Tim SAR Temukan Satu Korban Longsor Cimanggung

 
Tim SAR Temukan Satu Korban Longsor Cimanggung
Tim SAR temukan satu korban meninggal tertimbun longsor. (WJtoday)
WJtoday
Rabu, 13 Januari 2021 | 14:43 WIB
WJtoday, Bandung - Tim Pencarian dan Penyelamatan (Search and rescue/SAR) Gabungan menemukan satu orang korban yang tertimbun longsor di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, yang terjadi pada Sabtu (9/1).

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah mengatakan, korban ditemukan Pukul 09.00 WIB oleh Tim SAR Gabungan.

"Tim SAR Gabungan,  menemukan satu korban bernama Ahmad Yani (32) dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya, Rabu (13/1).

Dalam pencarian hari ini, Tim SAR gabungan dibagi ke tiga sektor pencarian.

Tim SAR yang dibagi menjadi 3 sektor dan 2 shift yaitu SEKTOR 1 Rumah Hajatan (50 Personil), SEKTOR 2 Mesjid An-Nur (50 Personil) dan SEKTOR 3 Lapangan Voli (50 Personil). 

Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah menyebutkan sistem shift di lakukan untuk menjaga kekuatan personil agar tetap prima dan menjaga agar personil tidak terlalu kelelahan yang dapat menyebabkan kurang maksimalnya pelaksanaan pencarian dan evakuasi korban.

" Adapun shift 1 yaitu dari pukul 08.00 WIB s/d 12.00 WIB sedangkan Shift 2 dari pukul 13.00 WIB s/d pukul 17.30 WIB. Adapun hingga kini jumlah korban meninggal dunia sebanyak 16 Orang. korban selamat 25 orang dan korban dalam pencarian sebanyak 24 orang," jelasnya, Rabu (13/1). 

Dijelaskan Kakansar, bahwa kendala yang paling signifikan ditemukan oleh tim di lapangan yaitu cuaca yang tidak stabil.

"Menang curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan pergerakan tanah semakin besar, yang menyebabkan potensi longsor susulan yang cukup tinggi," paparnya.

Ditambahkannya, selain itu juga material longsor yang cukup tebal menyulitkan tim di lapangan untuk melakukan pencarian.

"Tim SAR Gabungan tetap optimis dan semangat dapat memaksimalkan pekerjaan dan berharap agar korban satu persatu bisa ditemukan walau dalam keadaaan yang terbatas," terangnya.

Untuk sarana pendukung alat utama yang digunakan yaitu 2 Unit Alat berat, 2 Unit Alkon, Peralatan Ekstrikasi, Peralatan komunikasi, Peralatan medis dan APD Personal. 

"Hingga saat ini kekuatan personil berjumlah 664 personil yang terdiri dari Basarnas, BPBD Prov Jabar dan Sumedang, PUPR, TNI/POLRI, PMI Prov Jabar, Dinkes Sumedang, Rumah Zakat, Potenis SAR Jawa Barat dan Potensi SAR Jawa Tengah," pungkasnya.***

WJT / agn

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya