backgroud
logo

Hukum dan Kriminal

 

Polres Indramayu Berhasil Meringkus 6 Tersangka Pemalsu Uang Rupiah dan Dollar AS

Polres Indramayu Berhasil Meringkus 6 Tersangka Pemalsu Uang Rupiah dan Dollar AS

 
Polres Indramayu Berhasil Meringkus 6 Tersangka Pemalsu Uang Rupiah dan Dollar AS
Polres Indramayu. (WJtoday)
WJtoday
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:11 WIB
WJtoday, Indramayu - Kepolisian resor (Polres) Indramayu meringkus enam tersangka pemalsu uang yang beroperasi di  wilayah Jawa Barat.

Polisi berhasil menyita, lembar uang palsu pecahan 100 ribu rupiah sebanyak 100 lembar dan 91 lembar dollar Amerika palsu pecahan US $100. 

Para tersangka itu adalah Djl (18), An (38) dan Sol (43), ketiganya warga Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu. 

Tiga tersangka lainnya warga Kabupaten Cirebon, masing-masing Kas (44) asal Kecamatan Gempol, Dar (18) asal Kecamatan Palimanan dan Kas (58) asal Kecamatan Susukan.

Mereka memiliki peran sama yakni mengedarkan uang palsu (upal) dengan cara membelanjakan. Wilayah edarnya tak tanggung-tanggung yakni mulai Indramayu, Kuningan, Majalengka dan Cirebon. Bahkan sebagian lain ke Cimahi, Bandung dan sekitarnya. 

Kasusnya sendiri terungkap saat salah satu pelaku, Djl, tertangkap tangan pemilik warung ketika berbelanja di Desa Cikawung Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu. 

Pemilik warung yang sejak awal curiga, segera melapor ke Polsek Terisi. Dari pengakuan Djl, lima tersangka lain kemudian ditangkap di rumah masing-masing. Yang mengejutkan, selain upal rupiah,  polisi juga menyita uang dollar Amerika palsu. 

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang, menjelaskan bahwa komplotan ini diduga sudah lama beroperasi.

"Kami juga menyita barang bukti lain seperti ultraviolet detected. Alat ini digunakan untuk menguji keaslian uang," jelas Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang didampingi Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara, Rabu (13/1). 

Dari pengungkapan kasus ini, Satuan Reskrim kini tengah mengembangkan penyelidikan. Mereka memburu pelaku lain sekaligus membongkar pabrik (lokasi percetakan) upal itu dibuat. 

"Keenam tersangka ini ada hubungannya dengan kelompok lain yang sudah ditangkap oleh Polres Majalengka dan Cimahi," ujar Hafidh.***

WJT / agn

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya