backgroud
logo

Buletin

 

Cuaca Buruk, Garuda dan Lion Tujuan Pontianak Gagal Mendarat di Bandara Supadio

Cuaca Buruk, Garuda dan Lion Tujuan Pontianak Gagal Mendarat di Bandara Supadio

 
Cuaca Buruk, Garuda dan Lion Tujuan Pontianak Gagal Mendarat di Bandara  Supadio
Dua pesawat milik Garuda Indonesia dan Lion Air rute Jakarta-Pontianak Gagal Landing Di Bandara . (ilustrasi)
WJtoday
Rabu, 13 Januari 2021 | 20:35 WIB
Wjtoday, Jakarta - Dua pesawat komersil  milik Garuda Indonesia GA504 dan Lion Air JT684 rute Jakarta-Pontianak gagal mendarat di Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (13/1/2021).

Kedua penerbangan tersebut gagal mendarat karena cuaca buruk.

"Memang benar hari ini ada dua maskapai yang dialihkan pendaratan (divert) disebabkan cuaca buruk," kata General Manajer PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak Eri Brawliantoro.

Eri menjelaskan, kedua pesawat tersebut  terpaksa dialihkan mendarat di bandara lain. Divert (bukan di tujuan semula) dan RTB (Return to Base) atau pesawat yang sudah terbang untuk beberapa saat tetapi kembali lagi ke bandar udara awal atau bandar udara alternatif terdekat karena alasan tertentu.

"Itu hal lumrah dalam dunia penerbangan, karena mengutamakan faktor keselamatan penerbangan," ungkapnya.

Dampak dari cuaca buruk, kedua pesawat kemudian harus landing di dua bandara terpisah. GA504 akhirnya mendarat di Bandara Sultan Mahmud Baharudin, Palembang dan Lion Air di bandara Hang Nadim, Batam.  

Selain dua pesawat itu, satu pesawat lainya milik Sriwijaya Air juga hampir mengalami hal serupa namun berhasil landing di Bandara Supadio Pontianak.

"Saat cuaca kurang baik tadi pesawat, Sriwijaya Air sempat landing. Itu karena cuacanya sempat terang sedikit dan jarak pandang sempat memenuhi standar. Sementara itu pesawat Batik Air sempat Holding. Kalau sudah begitu ada keputusan apakah akan landing atau divert," jelasnya.

Ia menyebutkan faktor cuaca ada beberapa, salah satunya karena angin atau visibility atau jarak pandang yang memang di bawah standar. Hal ini bisa mengganggu keselamatan penerbangan.

"Makanya setiap pengoperasian penerbangan pesawat perlu mengetahui cuaca yang mengacu pada BMKG. Data ini akan diteruskan kepada ATC maupun pilot salah satunya saat akan landing untuk mengambil keputusan apakah landing atau divert," katanya.

Sebelumnya informasi gagal mendarat kedua pesawat tersbut
 dibagikan akun instagram @tkp_pontianak dengan mengunggah kedua perjalanan pesawat itu.

Dalam postingan pertama sekitar pukul 3 sore tadi, terlihat Lion Air dengan penerbangan JT684 sempat berputar putar di langit kota Pontianak. Pesawat pun kemudian pindah ke Hang Nadim batam setelah tujuh kali berputar di sana.

“Breaking News, Pesawat Lion Air JT684 divert dikarenakan cuace di Pontianak sangat tidak mendukung. Pesawat ini berangkat dari Jakarta tujuan Pontianak dan akhirnya mendarat di Batam,” tulisnya dalam komentar.

Kondisi tak jauh beda juga terjadi pada postingan kedua, sekitar pukul 4 sore tadi. Dalam postingan itu, terlihat pesawat Garuda dengan nomer penerbangan GA504 sempat berputar tujuh kali sebelum akhirnya mendarat di Palembang.

“Breaking News. Pesawat Garuda GA504 Divert dikarenakan cuace di Pontianak sangat tidak mendukung. Pesawat ini berangkat dari Jakarta tujuan Pontianak akhirnya mendarat di Palembang,” katanya dalam keterangan video.

Hingga kini dua video ini telah ditonton hampir  150 ribu pengguna instagram dan dikomentari ratusan akun lainnya.***

WJT / nun

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya