backgroud
logo

Buletin

 

Kamis Ini, Ariel Noah dan Risa Saraswati Divaksin Covid-19 di RSKIA Bandung

Kamis Ini, Ariel Noah dan Risa Saraswati Divaksin Covid-19 di RSKIA Bandung

 
Kamis Ini, Ariel Noah dan Risa Saraswati Divaksin Covid-19 di RSKIA Bandung
Ariel Noah.
WJtoday
Kamis, 14 Januari 2021 | 05:15 WIB
WJToday,Bandung,- Sejumlah pejabat, selebritas, dan influencer terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19 tahap awal. Setelah Raffi Ahmad, giliran Ariel Noah dan Risa Saraswati yang disebut akan disuntik vaksin di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Bandung,  Kamis (14/1/2021).

Hal itu diungkap oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara. Ia menyampaikan, pada kick off vaksinasi di Kota Bandung yang akan dilakukan di RSKIA, sekitar pukul 09.00 WIB, Ariel dan Risa menjadi 2 orang di antara 10 tokoh yang akan disuntik vaksin Covid-19.

"(Yang ikut vaksinasi) Influencernya Risa," ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (13/1/2021).

"Kalau yang musisi Insya Allah Kang Ariel bisa hadir," imbuhnya.

Ahyani berharap, dengan adanya kesertaan sosok musisi kenamaan asal Bandung itu, dapat mendorong kepercayaan dan keterlibatan kalangan anak muda dalam program vaksinasi.

"Mudah-mudahan dia dapat menjadi pendorong untuk kelompok-kelompok mudanya," kata Ahyani.

Di samping kedua tokoh terkenal Risa dan Ariel, lanjut Ahyani, dirinya pun akan ikut menerima vaksin Covid-19 bersama jajaran pejabat kota lainnya. Di antaranya, Sekda Pemkot Bandung, Kapolrestabes Bandung, perwakilan dari DPRD Kota Bandung, Direktur RSKIA, Kepala BPJS Cabang Kota Bandung, perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta perwakilan dari Kementerian Agama wilayah Kota Bandung.

"Kalau nakes (tenaga kesehatan) sesuai dengan yang terdaftar dipanggilan dari sistem pusatnya, ya, kan mereka sudah ditetapkan di mana disuntiknya," tutupnya.

Ahyani mengatakan, vaksinasi tahap pertama di Kota Bandung berlangsung hingga April 2021 mendatang. Sebagai tahap awal, orang-orang yang bakal menerima vaksin Covid-19 yaitu tenaga kesehatan dan penunjang di fasilitas pelayanan kesehatan.

Kemudian disusul oleh para pelayan publik yang rentan tertular. Di antaranya anggota TNI, Polri, Satpol PP, petugas bandara, pelabuhan, kereta api, guru, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Selanjutnya yaitu masyarakat rentan geopasial, pelaku sosial dan ekonomi dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin termasuk pendekatan berbasis keluarga.

"Termasuk lansia dengan komorbid terkontrol," kata Ahyani.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M Danial dan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dipastikan tidak bisa menjadi objek penyuntikan vaksin. Pasalnya, salah satu syarat penerima vaksin adalah orang yang belum pernah terpapar Covid-19.

Jelang vaksinasi, Ahyani mengatakan pihaknya telah mempersiapkan 191 fasilitas kesehatan dan vaksin di Dinas Kesehatan siap didistribusikan sesuai alokasi di fasilitas kesehatan.

"Hingga saat ini sudah siap 449 vaksinator yang telah terlatih, logistik juga siap," ujarnya.

Ahyani mengungkapkan, setiap calon penerima vaksin akan menerima SMS vaksinasi dari Kemenkes, diharapkan agar hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Ia menambahkan, meski sudah mendapat suntikan vaksin virus corona, protokol kesehatan 3M alias menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak, harus tetap dilakukan.***

WJT / Wan

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya