backgroud
logo

Inspirasi

 

Doa Kala Kita Tertimpa Musibah

Doa Kala Kita Tertimpa Musibah

 
Doa Kala Kita Tertimpa Musibah
Doa untuk Yang Tertimpa Musibah. (WJtoday)
WJtoday
Jumat, 22 Januari 2021 | 09:52 WIB
WestJavaToday.com - MUSIBAH bisa datang kapan pun, dimana pun dan menimpa siapa pun. Itu sunatullah. Musibah, meski berwujud dalam satu bentuk, dapat dimaknai dalam berbagai sudut pandang.

Musibah bisa berarti sebagai adzab, peringatan, ujian atau cobaan. Pemahaman terhadap musibah dari sudut pandang ini lebih utama, karena dapat menimbulkan introspeksi—mendorong manusia mengoreksi kekurangan-kekurangannya lalu kemudian berusaha memperbaiki diri.

Seperti yang kita ketahui, Indonesia sedang dirundung duka. Belum selesainya masalah virus Covid-19, kini terjadi bencana alam gempa bumi di Majene, Sulawesi Barat. Gempa bumi yang terjadi dini hari tadi berkekuatan 6,2 magnitudo yang menyebabkan banyak korban.

Selain itu, ada pula bencana alam tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sebagai muslim, ketika menghadapi musibah ternyata ada tuntunannya. Maka ucapkanlah doa berikut:

Diriwayatkan dalam hadits Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:

تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ جَهْدِ الْبَلاَءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ

Artinya: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari kerasnya musibah, turunnya kesengsaraan yang terus menerus, buruknya qadha serta kesenangan musuh atas musibah yang menimpa kalian." (HR. Bukhari)

Doa agar terhindar dari musibah ini juga diriwayatkan dalam Hadits Abu Daud dan juga Tirmidzi dari Ustman bin Affan radhiyallahu'anhu. Khalifah ke-3 itu pernah mendengar Rasulullah menganjurkan doa agar terhindar dari musibah. Ini doanya:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui)."

Kita juga bisa membaca doa keselamatan diri dan keluarga dengan membaca:

اَللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَدَنِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى سَمْعِى اللَّهُمَّ عَافِنِى فِى بَصَرِ

Artinya : "Ya Allah, sehatkanlah badan ku. Ya Allah sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah sehatkanlah penglihatanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau".

Selain membaca doa agar terhindar dari bencana alam, kita juga dapat mengerjakan suatu amalan agar terhindar dari bala. Sholawat thibil qulub bisa dibaca untuk menolak bala.

Berikut doanya:

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم

Allahumma sholli 'alaa Sayyidinaa Muhammadin thibbil qulubi wa dawa ihaa wa'aafiyatil abdaani wa shifaa ihaa wa nuuril abshoori wa dhiyaa ihaa wa 'alaa aalihi wa shohbihi wa sallim.

Artinya: "Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya, sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya. Dan semoga rahmat tercurah limpahkan kepada para sahabat beserta keluarganya."

Doa-doa tersebut menyiratkan pesan tentang hakikat kepemilikan yang seluruhnya dikembalikan kepada Allah sebagai Pemilik Sejati. Berikut mengenai ajaran bahwa segenap musibah tak ada yang sia-sia, bahkan bisa berpahala, bila si penerima musibah mampu menyikapinya secara tepat.***

WJT / agn

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya