backgroud
logo

Buletin

 

5 Terduga Teroris Aceh Ditangkap, Ada Bahan Bom dan Buku Kajian ISIS

5 Terduga Teroris Aceh Ditangkap, Ada Bahan Bom dan Buku Kajian ISIS

 
5 Terduga Teroris Aceh Ditangkap,  Ada Bahan Bom dan Buku Kajian ISIS
Ilustrasi Tim Densus 88. (ist)
WJtoday
Sabtu, 23 Januari 2021 | 17:59 WIB
Westjavatoday.com - Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap 5 orang terduga teroris di wilayah Aceh. Sejumlah barang bukti turut disita dari mulai bahan pembuat bom hingga buku kajian ISIS.

Dari 5 terduga teroris itu, 2 orang ditangkap di Blang Bintang, Aceh Besar, pada Rabu (20/1) sekitar pukul 19.45 WIB. Keduanya yaitu RA (41) warga Langsa Kota dan inisial SA alias S (30) warga Banda Baro, Aceh Utara.

Kemudian pada Kamis besoknya sekitar pukul 10.00 WIB, tim Densus 88 menangkap 1 terduga teroris berinisial UM alias AZ alias TA (35) di Pasar Simpang 7 Ulee Kareng, Banda Aceh. Pada hari yang sama, sekitar pukul 20.00 WIB, 2 terduga teroris juga ditangkap di Langsa, yaitu SJ alias AF (40) di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa dan inisial MY (46) diamankan di Birem Puntong, Langsa Baro.

"Barang Bukti yang berhasil diamankan saat dilakukan penangkapan dari kelima terduga teroris adalah bahan pembuat bom, yakni 1 Kg Pupuk Kalium Nitrat, 250 gram The Organic Stop Actived Charcoal (Bubuk Arang Aktif), 1 botol (2000 pcs) peluru gotri silver cosmos 6mm, beberapa potongan pipa besi sebagai alat pembuatan dan isi Bom," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy dalam keterangannya, Sabtu (23/1/2021).

Winardy menyebutkan, selain barang-barang tersebut pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah dokumen.

Di antaranya seperti buku catatan sebagai penyampaian pesan yang berisi ancaman terhadap TNI/Polri, pemerintah pusat dan pemerintah Aceh.

"Paspor-paspor milik terduga teroris juga ditemukan untuk melaksanakan Hijrah ke Khurasan, Afghanistan. Beberapa buku kajian ISIS dan tauhid serta compact disk dan flasdisk," ungkapnya.

Terakhir, juga berhasil diamankan 3 HP android dan 3 ponsel biasa berbagai merek yang digunakan terduga teroris untuk berkomunikasi dengan jaringan dan kelompok teror lainnya.

"Termasuk alat-alat digunakan dalam proses idad (latihan fisik persiapan aksi teror) berupa samsak tinju, besi dan busur panah, beberapa barbel besi," tuturnya,

Lebih lanjut, kekinian para terduga teroris yang ditangkap masih jalani pemeriksaan di Polda Aceh. Rencananya, para terduga teroris dibawa ke Mabes Polri, Jakarta.

"Para terduga teroris saat ini masih proses pemeriksaan di Polda Aceh dan selanjutnya akan dibawa ke Mabes Polri Jakarta," kata dia.

Sebelumnya, Winardy menyebut tim Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris di Kota Langsa, Aceh. Penangkapan itu dilakukan pada Kamis (21/1/2021) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Keduanya berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dan nelayan.***

WJT / mom

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya