backgroud
logo

Trensosial

 

Ada Logo GP Ansor dan Supported by NU Online di Flyer Seminar Dukun Internasional

Ada Logo GP Ansor dan Supported by NU Online di Flyer Seminar Dukun Internasional

 
Ada Logo GP Ansor dan Supported by NU Online di Flyer Seminar Dukun Internasional
Seminar Internasional, Dukun dan Perdamaian. (Twitter)
WJtoday
Sabtu, 20 Februari 2021 | 07:52 WIB
WJtoday, Jakarta - Seminar Internasional dengan tema 'Dukun dan Perdamaian Dunia' menjadi viral lantaran pencatutan nama dai kondang, Gus Miftah secara sepihak oleh panitia seminar dukun tanpa ada konfirmasi.

Dalam flyer acara seminar yang rencananya akan digelar pada Sabtu, 6 Maret 2021 pukul 13.00 Wib itu terdapat logo GP Ansor, Matan Banyuwangi dan Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) serta supported by NU Online.

Ketua PC Matan Banyuwangi, Agus M. Bisyri Ichwan menjawab singkat saat ditanya apakah acara tersebut merupakan acara resmi Matan bersama dengan GP Ansor Banyuwangi.

"Iya," jawab Gus Bisyri kepada wartawan, Jumat (19/2/2021).

Acara seminar internasional tentang dukun yang terlanjur viral. Masyarakat tentu juga ingin tahu apakah benar acara itu merupakan agenda resmi dari organisasi terpelajar, GP Ansor Banyuwangi atau hanya sekedar ikut-ikutan saja.

Selain Gus Miftah, di flyer itu juga tercantum nama dan foto Gus Rofiq selaku staf ahli supranatural Gus Dur sebagai keynote speaker.

Sedangkan pematerinya yaitu Mochtar Nabeel (Pengamat Supranatural dari Universitas Al-Azhar), Abdul Fatah Hasan (Ketua Umum Perdunu), Fatchan Himami Hasan (Bendahara Umum PC GP Ansor Banyuwangi), dan Ali Nurfatoni sebagai Sekjen Perdunu yang juga Kepala Desa Sumberarum.

Tak hanya itu, bahkan dalam acara tersebut si pembuat juga mengambil logo media online TIMES Indonesia secara sepihak tanpa ada dikonfirmasi terlebih dahulu.

Syamsul Arifin, Kabiro TIMES Indonesia biro Banyuwangi mengaku kecewa terhadap panitia Seminar Internasional Dukun dan Perdamaian Dunia yang rencananya dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu (6/3/2021) bulan depan.

"Pihak TIMES Indonesia biro Banyuwangi tidak pernah mendapat konfirmasi dari pihak panitia dari kegiatan tersebut. Tiba-tiba saja kami mengetahui logo media kami sudah tertera dalam flyer yang sudah beredar," tegas Syamsul Arifin, Jumat (19/3/2021).

Atas dasar itu, Manajemen TIMESIndonesia biro Banyuwangi berencana akan menemui Ketua PCNU Banyuwangi guna melakukan koordinasi dan menanyakan perihal benar tidaknya kegiatan seminar dukun itu adalah dari Nahdlatul Ulama (NU).


Namanya Muncul di Seminar Dukun Banyuwangi, Gus Miftah Dikomplain Kiai dan Ustadz
Gus Miftah meminta klarifikasi terhadap panitia kegiatan seminar Internasional yang bertema 'DUKUN & PERDAMAIAN DUNIA'. Munculnya foto dirinya sebagai narasumber acara tersebut banyak dikomplain oleh para kiai, ustaz, dan jemaahnya.

"Tolong pihak yang bertanggung jawab klarifikasi ke public apa maksudnya, karena saya banyak dikomplain oleh para kyai dan ustadz serta jamaah," tulis Gus Miftah dalam akun Instagram-nya, Jumat (19/2/2021).

Tak hanya para Kiai, ustaz, dan jemaah, Gus Miftah juga sempat ditegur oleh Ustaz Yusuf Mansur terkait keterlibatannya dalam seminar yang rencananya digelar di Banyuwangi, 6 Maret 2021 ini. Bahkan kata Gus Miftah, dirinya langsung ditelepon sendiri oleh Yusuf Mansyur terkait dengan ada gambar foto dirinya disana.

"Saya ditelpon langsung oleh Ustaz Yusuf Mansyur. Tanya apa benar saya ikut serta di seminar perdukunan. Saya langsung bilang itu hoaks," ujar Gus Miftah.

Gus Miftah meminta klarifikasi seiring beredarnya pamflet Seminar Internasional tentang dukun di Banyuwangi. Gus Miftah mengaku tak dikonfirmasi terkait acara tersebut.

Pamflet itu beredar di Banyuwangi sejak beberapa waktu lalu. Namun, pada hari, Jumat (19/2/2021) muncul permintaan klarifikasi Gus Miftah, melalui akun medsos-nya.

"Klarifikasi........ saya tidak ada konfirmasi dengan acara ini, saya tidak tahu sebelumnya, kok nama saya ada di dalamnya ya?" tulis Gus Miftah di akun instagramnya.***

WJT / agn

Tidak Ada Komentar.


 

Berita Lainnya