Imbas Kasus Brigadir J, Peristiwa KM 50 Diminta untuk Tinjau Ulang

Imbas Kasus Brigadir J, Peristiwa KM 50 Diminta untuk Tinjau Ulang
Lihat Foto

WJtoday, Jakarta - Kasus KM 50 yang menewaskan 6 (enam) orang laskar FPI kembali mencuat di tengah ramainya pemberitaan tentang Irjen Pol Ferdy Sambo yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Mencuatnya peristiwa KM 50 kembali ke publik, menarik perhatian Fadli Zon. Ia meminta peristiwa KM 50 yang ditangani Irjen Ferdy Sambo diusut kembali.

“Sudah waktunya peristiwa KM 50 ditinjau ulang demi kebenaran dan keadilan. Apa yang sesungguhnya terjadi?,” tulisnya di akun Twitter @fadlizon, seperti dikutip Minggu (21/8/2022).

Hal ini lantaran besarnya pengawalan publik terhadap kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo, membuat publik meminta kasus yang menewaskan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) diselidiki kembali.

“Semoga terungkap kebenarannya, bahkan sampai rest area-nya dibumihanguskan, yang benar tetap akan menemui jalannya, pada akhirnya,” tulis pengguna Twitter @ichsnmln.

“Buka semuanya.. netizen sudah pada tau sebenarnya.. menunggu pak Listyo Sigit bertindak dengan adil dan buka sebenar-benarnya,” kata pemilik akun Twitter @bundanajkiar.

Baca Juga : Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI di KM 50 Kembali Mencuat, Apa Hubungannya dengan Irjen Ferdy Sambo?

Diketahui, dalam kasus tersebut, Ferdy Sambo mengutus puluhan personil Propam untuk mengusut di Tol Jakarta – Cikampek.

Terdapat dua anggota polisi yang ditetapkan tersangka dan terbukti bersalah dalam kasus itu, yakni Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda Mochammad Yusmin Ohorella.

Namun, putusan akhir majelis hakim membebaskan dua terdakwa dengan dalih membela diri. Sementara enam laskar FPI yang tewas, ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri. Kemudian, status tersangka enam orang tersebut gugur setelah polisi menghentikan kasus dugaan penyerangan.***