Istri Ferdy Sambo Siap Dipanggil Komnas HAM Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

Istri Ferdy Sambo Siap Dipanggil Komnas HAM Terkait Dugaan Kekerasan Seksual
Kuasa hukum Putri Candrawathi, Arman Hanis merespons pernyataan Komnas HAM yang menyebut tidak adanya saksi kasus dugaan kekerasan seksual itu. Kliennya siap diperiksa Komnas HAM. (sindonews)

WJtoday, Jakarta - Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi mengaku siap diperiksa Komnas HAM terkait dugaan kekerasan seksual Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Putri Candrawathi, Arman Hanis merespons pernyataan Komnas HAM yang menyebut tidak adanya saksi kasus dugaan kekerasan seksual itu.

"Komnas HAM belum ada panggilannya, insya Allah kalau dibutuhkan keterangannya dan kondisi klien kami memungkinkan, klien kami siap hadir," ungkap Arman saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/8/2022).

Menurut Arman, pada saat kejadian pelecehan tersebut memang hanya ada istri Sambo sebagai korban dan Brigadir J sebagai pelaku.

Kendati demikian ia menegaskan, dalam Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) Nomor 12 Tahun 2022, keterangan saksi korban dan ahli sudah cukup untuk memproses kasus dugaan pelecehan seksual.

Dia meminta agar tidak ada penggiringan opini pribadi yang dapat mengganggu jalannya proses penyidikan. Terlebih kasus kliennya saat ini sudah naik ke tahap penyidikan dan ditarik ke Bareskrim Polri.

"Dalam UU TPKS Nomor 12 Tahun 2022, diatur bahwa keterangan saksi korban dan ahli sudah cukup untuk meneruskan laporan klien kami dan harus dipercaya sampai terbukti sebaliknya," jelas Arman.

Sebelumnya, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan pihaknya belum yakin ada pelecehan seksual dalam kasus kematian Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Taufan berkata belum menemukan saksi mengenai hal itu. Dengan demikian, Komnas HAM belum bisa menyimpulkan dugaan tersebut.

"Jadi, saksi yang menyaksikan penodongan itu tidak ada, makanya kami juga belum bisa meyakini apa terjadi pelecehan seksual atau tidak," sebut Taufan dalam sebuah diskusi daring, Jumat (5/8).  ***