KPK Tahan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Anaknya

KPK Tahan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Anaknya
KPK hadirkan Bupati Bandung Barat, AA Umbara dan Anaknya

Wjtoday, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan anaknya, Andri Wibawa, Jumat petang, 9 April 2021.

Keduanya merupakan tersangka korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat tahun 2020.

"Melakukan penahanan pada para tersangka masing-masing selama 20 hari ke depan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam jumpa pers di kantornya, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat, 9 April 2021.

Ghufron menjelaskan, keduanya ditahan terhitung sejak 9 April 2021 hingga 28 April 2021. 

Aa Umbara ditahan di Rutan KPK cabang Gedung Merah Putih. Sementara Andri Wibawa ditahan di Rutan KPK cabang Kavling C1 alias kantor Dewas KPK.

Kendati begitu lanjut Ghufron, sebagai langkah antisipasi penyebaran COVID-19, keduanya akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari pada rutan KPK kavling C-1.

Pada perkara ini sejatinya KPK telah menjerat tiga orang tersangka. Selain Andri Wibawa dan Aa Umbara, KPK juga menjerat pemilik PT Jagat Dir Gantara (JDG) dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang (SSGCL) yakni M Totoh Gunawan.

Dalam proses penyidikan kasus tersebut, tim penyidik KPK telah memeriksa 30 saksi terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemkab Bandung Barat dan beberapa pihak swasta lainnya.

Atas perbuatan tersebut, Aa Umbara disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 dan Pasal 12B UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20/2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 56 KUHP.

Sementara itu, tersangka Andri dan M Totoh disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20/2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 56 KUHP.