Meryl Streep Dikabarkan Bakal Kembali Berperan di Sekuel Film 'The Devil Wears Prada'

Meryl Streep Dikabarkan Bakal Kembali Berperan di Sekuel Film 'The Devil Wears Prada'

WJtoday, Jakarta - Film hit The Devil Wears Prada dikabarkan memiliki sekuelnya. Dua pemeran utamanya, Meryl Streep dan Emily Blunt juga diincar untuk kembali memerankan peran mereka.

Mengutip Variety, sejauh ini baru penulis naskahnya yang terungkap yaitu Aline Brosh McKenna yang terakhir menulis untuk film Your Place or Mine. Selain itu, belum diketahui siapa pemeran atau sutradara yang mengerjakan sekuel ini.

Meryl Streep ditawari peran sebagai Miranda Priestly yang sempat mengantarnya sebagai salah satu aktris ikonik di Hollywood. Miranda Priestly adalah seorang editor majalah fashion yang menjadi bos Emily Charlton yang diperankan Anne Hathaway.

Sementara nama Anne Hathaway tidak muncul, justru Emily Blunt dikabarkan kembali ditawari peran sebagai Andrea Sachs, asisten dari Miranda Priestly.

Premisnya akan berfokus kepada Priestly yang mengalami penurunan karier setelah bisnis majalah kian menurun dan menghadapi Sachs yang kini bekerja sebagai eksekutif di sebuah perusahaan periklanan dengan proyek iklan jutaan dolar yang diinginkan Priestly.

Devil Wears Prada rilis pada tahun 2006 diadaptasi dari novel tahun 2003 karya Lauren Weisberger mengisahkan seorang perempuan yang mengalami pengalaman bekerja di majalah fashion. Cerita ini adalah kisah nyata Weisberger yang pernah bekerja untuk Anna Wintour sebagai editor Vogue.

Film ini meraih 326 juta dolar AS dan membuat Meryl Streep memperoleh penghargaan Best Actress in a Comedy di Golden Globe serta nominasi Academy Award.

Belakangan, para pemain mengungkap cerita Devil Wears Prada berakhir dan belum direncanakan untuk berlanjut. Baik Streep, Hathaway, maupun Blunt berpikir mereka belum punya rencana baru.

Bersamaan dengan sekuel, kabarnya Devil Wears Prada direncanakan hadir dalam versi musikal pada Oktober mendatang. Musiknya dikerjakan oleh musisi Elton John dan diarahakan Jerry Mitchell.

Disney sendiri belum memberi respons terhadap kabar ini.***