Pemkab Majalengka Tetapkan Status Siaga Darurat Ancaman Kekeringan

Pemkab Majalengka Tetapkan Status Siaga Darurat Ancaman Kekeringan

WJtoday, Majalengka - Kabupaten Majalengka menetapkan status siaga darurat ancaman bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan.

Melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Majalengka nomor 100.3.3.2/KEP.670-BPB/2024, status siaga darurat ancaman bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan 2024 ditetapkan mulai 1 Juni hingga 31 Oktober 2024.

"Status siaga darurat ini dapat diperpanjang atau diperpendek atau bahkan dinaikkan statusnya sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan penanganan darurat bencana di lapangan," tutur Pj Bupati Majalengka, Dedi Supandi, melalui keteranganya, dikutip Selasa, 9 Juli 2024.

Selanjutnya selama masa penetapan status siaga ini, BPBD Kabupaten Majalengka diminta untuk melaksanakan upaya pencegahan, kesiapsiagaan, mitigasi, dan tanggap darurat sesuai dengan peraturan yang ditetapkan.

 

Sementara itu Rezza Permana, Penata Ahli Muda Kedaruratan BPBD Kabupaten Majalengka menjelaskan Kabupaten Majalengka memang sudah menerbitkan SK Bupati Majalengka tentang status siaga darurat ancaman bencana kekeringan, kebakaran hutan dan lahan 2024.

"Namun sampai dengan saat ini belum ada desa yang mengalami kekeringan atau kekurangan air bersih," tutur Rezza.

Sedangkan untuk kebakaran lahan, diakui Rezza memang pernah terjadi namun hanya di beberapa lokasi.

"Itu pun akibat aktivitas pembersihan lahan yang dilakukan masyarakat," tutur Rezza.

Secara umum menurut Rezza kondisi saat ini masih cukup aman dan menurut prediksi BMKG saat ini merupakan musim kemarau yang relatif basah yang ditandai dengan masih turunnya hujan dengan intensitas ringan dalam waktu singkat di beberapa titik di Kabupaten Majalengka.***