Pemprov Jabar Maksimalkan Relaksasi Bagi Kalangan Dunia Usaha di Masa PPKM Ini

Pemprov Jabar Maksimalkan Relaksasi Bagi Kalangan Dunia Usaha di Masa PPKM Ini
Divisi Telekomunikasi, Media dan Informatika Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Jabar, Wawan Wahidin (tengah). (Istimewa)

WJtoday, Bandung - Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun juga pada sektor perekonomian. Oleh karenanya pemerintah daerah dan pemerintah pusat melakukan berbagai upaya pemulihan ekonomi. 

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri sudah menyiapkan anggaran dalam rangka upaya pemulihan ekonomi pada tahun 2021.

Anggaran dialokasikan untuk sektor investasi, pengembangan UMKM, pariwisata, sistem ketahanan pangan, industri & perdagangan, serta ketenagakerjaan. 

Bukan hanya anggaran, Pemprov Jabar juga membentuk satuan tugas pemulihan ekonomi daerah. Satgas pemulihan ekonomi bertugas membangun sinergitas dan kolaborasi antar masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah daerah serta memberikan pertimbangan terkait percepatan pemulihan perekonomian di Jawa Barat.

Divisi Telekomunikasi, Media dan Informatika Dispusipda Jabar, Wawan Wahidin menjelaskan bahwa saat ini Pemprov Jabar memberikan kemudahan bagi kalangan dunia usaha.

"Kenapa kita melaksanakan program ini, terkait dengan kebijakan yang disampaikan agar dunia usaha kembali bangkit," paparnya, Selasa, 21 september 2021.

Diakui Wawan, dunia usaha sangat terdampak dalam pandemi ini.

"Ya memang hasil diskusi dengan Kadin, bahwa ada dunia usaha yang mengibarkan bendera putih, dijawabnya hampir semuanya terdampak, namun saat ini sudah ada kelonggaran," jelasnya.

Pemprov Jabar mengajak kepada mitra usaha, melakukan langkah pemulihan  dengan mulai dibukanya berbagai dunia usaha, sehingga pariwisata, restoran dan investasi perlahan bisa mulai bangkit.

"Masa PPKM saat ini angin segar dalam bidang ekonomi. Sejak awal pandemi ada 40 persen dunia usaha terdampak, terkait dengan kebijakan Ppkm ini, sudah tepat pemerintah daerah melakukan stimulus bagi relaksasi dunia usaha," paparnya.

Melihat kondisi saat covid, Pemerintah sadar bahwa dunia usaha sangat dirugikan dengan adanya pembatasan mobilitas orang dan itu sangat berdampak sekali.

"Pemprov Jabar melihat mana yang menjadi prioritas dan tidak, mana yang lebih memiliki kepentingan yang lebih besar intinya," paparnya.

Di Fase pemulihan ini ada stimulus bagi dunia usaha, hal tersebut di lakukan untuk menggerakan kembali roda perekonomian yang terhambat akibat mewabahnya virus Corona.

"Bentuknya seperti triple untung, memberi kelonggaran dan keringanan pajak, serta relaksasi hutang perbankan," pungkasnya.***