Reza Artamevia Didakwa Pasal Berlapis

Reza Artamevia Didakwa Pasal Berlapis
Artis Reza Artamevia Didakwa Pasal Berlapis

Wjtoday, Jakarta - Reza Artamevia  menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 1 April 2021. Reza didakwa pasal berlapis atas kasus penyalahgunaan narkoba.

Sidang pembacaan dakwaan digelar secara virtual. Kondisi mantan istri almarhum Adjie Massaid itu terlihat sehat dan baik-baik saja.

"Pertama, Pasal 112 ayat (1). Yang kedua, Pasal 127 ayat (1) huruf a. Semua dari Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ujar kuasa hukum Reza, Muhammad Kamil di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, setelah sidang.

Kamil mengatakan bahwa pihaknya keberatan dengan beberapa poin dalam dakwaan. Salah satunya terkait perolehan barang bukti terdakwa.

“Nah kita semua keberatan atas dakwaan ini karena tadi dibacakan barang bukti itu 0,78 gram, nah itu sebetulnya 0,66 gram,” ucap Kamil.

“Ya nanti mungkin kan masih ada saksi, dan saat kesaksian juga akan ada konfrontasi apakah dia mengakui beratnya itu, tapi dari kami yang kami ketahui 0,66 gram,” tambahnya.

Kamil akan mengupayakan yang terbaik untuk Reza dalam perkara itu. Melihat jumlah barang bukti yang didapat, Kamil menegaskan bahwa kliennya layak mendapatkan hak rehabilitasi.

“Itu juga dibawah aturan, dan seharusnya tetap dalam perawatan, atau rehabilitasi atau rawat jalan dibebaskan seharusnya. Saya lihat diancam pasal yang agak serius,” tukasnya.

Dalam persidangan itu, Reza Artamevia hadir secara virtual. Kata Kamil, Reza hingga saat ini menerima apa yang didakwakan oleh pihak JPU dalam persidangan barusan.

“Ya dia masih menerima dulu sih sejauh ini,” tandasnya.

Persidangan tersebut kemudian akan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Agenda itu bakal digelar dalam waktu satu pekan ke depan.

Reza ditangkap jajaran kepolisian Polda Metro Jaya pada Jumat (4/9) di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Ia kedapatan memiliki barang bukti 0,78 gram sabu dan dinyatakan positif amphetamine.

Kepada polisi, Reza mengaku mengonsumsi sabu sejak empat bulan belakangan. Pengakuan tersebut hingga kini masih didalami pihak kepolisian.

Atas perbuatannya, Reza dikenakan Pasal 112 ayat (1) Sub Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara empat hingga 12 tahun.

Ini bukan pertama kalinya Reza Artamevia terlibat kasus narkoba. Ia sebelumnya pernah ditangkap bersama Gatot Brajamusti alias Aa Gatot di kamar 1100, Hotel Golden Tulip, Selaparang, Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 28 Agustus 2016.

Ketika itu, berdasarkan hasil tes urine, Reza Artamevia dinyatakan positif narkoba, begitu pula dengan Aa Gatot. Namun, atas perbuatannya itu, ia hanya menjadi saksi dalam kasus tersebut dan kemudian menjalani rehabilitasi rawat jalan.