Satu Ton Beras Bansos Presiden Jokowi Terkubur di Depok, JNE Buka Suara

Satu Ton Beras Bansos Presiden Jokowi Terkubur di Depok, JNE Buka Suara
Garis polisi dipasang di lokasi penemuan beras bansos di Depok. (foto: istimewa)

WJtoday, Depok – Warga Depok, Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan beras bansos Presiden Jokowi  tertimbun dalam tanah di kawasan Kampung Serab, Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (31/7).

Ironis, padahal beras bansos diperkirakan seberat 1 ton itu seharusnya dibagikan kepada warga terdampak pandemi virus corona (Covid-19) malah ditemukan terkubur di dalam tanah.

Dilansir dari berbagai sumber, penimbunan beras itu terungkap setelah ahli waris pemilik lahan melakukan penggalian menggunakan alat berat. Pemilik lahan bernama Rudi Samin  melakukan penggalian selama 3 hari.

Menurut Rudi, sembako bansos tersebut seharusnya dibagikan kepada masyarakat pada 2020 lalu untuk wilayah luar Jawa

Dalam video yang beredar diunggah oleh akun Youtube Menitnews TV berjudul "Penemuan Sembako Banpres Tahun 2020 Dikubur di Kota Depok", yang tayang pada Jumat, 29 Juli 2022, terlihat kondisi beras bansos yang sudah rusak.

Kepala Dinas Sosial Kota Depok Asloe’ah Madjri tak membantah temuan tersebut. Dia mengatakan barang yang ditimbun adalah bantuan presiden dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Nama perusahaan logistik JNE terbawa-bawa, karena pemilik lahan menyebut Bansos berupa beras itu ditimbun oleh pihak JNE yang menggunakan lahan miliknya.

Dalam keterangan tertulis yang diterima WJtoday pada Minggu, 31 Juli 2022, JNE secara tersirat mengakui mengubur beras Bansos Presiden tersebut.

"Terkait dengan pemberitaan temuan beras bantuan sosial di Depok, tidak ada pelanggaran yang dilakukan, karena sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak sesuai dengan perjanjian kerjasama yang telah disepakati dari kedua belah pihak," ungkap Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE dalam keterangan tertulis tersebut.

Ada Lima poin tanggapan soal viral bansos presiden diduga dikubur tersebut.

1. JNE merupakan perusahaan asli Indonesia yang didirikan sejak tahun 1990 oleh Alm. Bapak H.
Soeprapto Soeparno, dalam menjalankan bisnis selalu mengedepankan nilai-nilai berbagi, memberi,
menyantuni dan saling menghargai serta menghormati seluruh pihak baik internal maupun eksternal
perusahaan.

2. Sebagai perusahaan Nasional yang bergerak di bidang jasa kurir ekspres dan logistik, JNE terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, masyarakat serta pemerintah. Oleh karena itu sebagai bentuk dukungan terhadap hal tersebut, JNE mendukung program Pemerintah dalam proses distribusi beras bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat bekerjasama dengan pihak terkait.

3. Dalam menjalankan bisnis JNE selalu mematuhi dan mengikuti peraturan yang berlaku serta selalu
menjalankan standard operating procedure perusahaan dengan sebaik mungkin.

4. Terkait dengan pemberitaan temuan beras bantuan sosial di Depok, tidak ada pelanggaran yang
dilakukan, karena sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak sesuai
dengan perjanjian kerjasama yang telah disepakati dari kedua belah pihak.

5. JNE selalu berkomitmen untuk mengikuti segala prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku
apabila diperlukan.

"Besar harapan kami penjelasan dan klarifikasi ini menjadi informasi bermanfaat agar tidak terjadi
kesalahpahaman atas hal yang terjadi tersebut," katanya. ***