Selama 2020-2022, PLN Terangi 370 Dusun Terpencil di Jabar

Selama 2020-2022, PLN Terangi 370 Dusun Terpencil di Jabar
Lihat Foto

WJtoday, Bandung - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat menyebutkan pihaknya telah menerangi sebanyak 370 dusun terpencil di Jawa Barat sejak 2020 hingga Oktober 2022.

Manajer UP2K PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Agus Sobari ketika dihubungi di Bandung, Jabar, Minggu mengatakan infrastruktur kelistrikan yang dibangun terdiri atas jaringan tegangan menengah sepanjang 76,73 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 229,496 kms, 69 unit gardu distribusi dengan total daya sebesar 4.650 kilovolt ampere (kVA).

"Total biaya seluruh investasi pengerjaan di 370 dusun ini mencapai Rp64,6 miliar dan akan melayani sebanyak 8.650 pelanggan. Pendanaan pembangunan ini berasal dari PMN dan APLN," kata Agus.

Adapun dusun yang telah dialiri listriknya dengan pendanaan PMN pada 2022 ini yakni Kampung Cikaret, Kabupaten Bogor; Kampung Jatisari, Kabupaten Cirebon; serta Kampung Pasirhuni, Kampung Leuwipeuteuy, dan Kampung Cipanali di Kabupaten Sukabumi.

Lebih lanjut Agus mengatakan bahwa kehadiran listrik PLN 24 jam di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) tidak hanya memberikan penerangan bagi masyarakat.

Namun, juga mendorong berbagai aktivitas masyarakat baik di sektor pendidikan dan perekonomian yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kontur wilayah Jawa Barat ini sangat bervariasi, apalagi di daerah terpencil yang jalurnya berliku-liku, naik turun gunung, di mana infrastrukturnya belum memadai. Meski demikian, kami terus bekerja untuk mewujudkan Jabar Juara Terang Benderang," ujar Agus. Ia menambahkan komitmen PLN dalam menerangi seluruh wilayah Jawa Barat dan menggerakkan perekonomiannya terus diperjuangkan meski banyak tantangan.

Berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait, PLN turut mendukung program listrik desa yang juga merupakan strategi mengurangi kemiskinan dan menumbuhkan ekonomi di daerah.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat Slamet Mulyanto S menyatakan bahwa program perluasan infrastruktur ketenagalistrikan PLN ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi dan dukungan signifikan terhadap Program Jabar Caang yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Saya harap PLN dapat terus bersinergi untuk selalu memberikan akses listrik yang aman, andal dan akrab lingkungan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian Jawa Barat," kata dia.***