Tompi Geram! Tim Konten Atta Halilintar Tulis Nilai Rumahnya Capai Miliaran Berujung Pemanggilan Petugas Pajak

WJtoday, Jakarta - Beberapa waktu lalu, publik sempat dibuat kagum dengan rumah milik dr. Tompi yang megah. Rumahnya mewah didesain bergaya industrial tersebut memiliki fasilitas yang komplit dan canggih. 

Tak hanya desain rumah bergaya kontemporer saja yang bikin warganet takjub, tapi juga nilai bangunan tersebut yang dikatakan hingga ratusan miliaran rupiah.

Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam video YouTube Atta Halilintar, saat "grebek rumah" dr Tompi beberapa bulan lalu.

Namun, rupanya konten yang dibuat oleh Atta dan tim ini membuat Tompi geram. 

Masalahnya gara-gara video itu Tompi sampai dipanggil petugas pajak.

"Ini perlu saya klarifikasi dulu deh. Soalnya bahaya sama petugas pajak. Ini adalah salah satu bentuk kebodohan yang diciptakan oleh content creator," ujar Tompi pedas, dikutip dari unggahan ulang @cerita_viral2023 tayangan QNA Metro TV, Senin (8/7). 

YouTube Atta Halilintar memang kerap membuat konten rumah selebriti. 

Tompi termasuk salah satu artis yang dikunjungi Atta saat itu. 

Dalam video tersebut, dituliskan harga rumah pelantun "Menghujam Jantungku" ini senilai Rp 150 miliar. 

Hal itu lantas bikin Tompi marah karena informasi yang dituliskan tidak benar.

"Jadi mereka nulis itu, saya marah banget tuh sama timnya Atta, karena dia nulis di YouTube Channelnya mereka 'rumah seharga Rp 150 miliar' malah bukan Rp 100 miliar," jelasnya.

Tompi sampai menanyakan ke pihak terkait mengenai kebenaran nominal yang diungkapkannya. Padahal, dirinya tidak pernah membeberkan biaya yang dikeluarkan untuk membangun rumah tersebut. 

Saat ditanya, alasan yang diberikan sukses bikin Tompi syok.

"Terus saya tanya, 'Lo dapet angka itu dari mana? Emang gua ngomong?' 'Nggak sih mas biar seru aja'. Gila nggak tuh?" cecar Tompi.

Pemilik nama asli Teuku Adifitrian ini sampai didatangi oleh petugas pajak gara-gara informasi tersebut. 

Ia pun menjawab santai karena nominal yang seharusnya bukan sebanyak itu. 

Tompi mengatakan harusnya orang yang menuliskan nilai rumahnya itulah yang harus dipanggil petugas pajak.

"Terus saya dipanggil sama petugas pajak. Gue dipanggil sama petugas pajak. Terus waktu saya ketemu sama petugas pajak, saya bilang, 'Pak, harusnya yang kalian panggil itu yang nulis'," kata pria kelahiran 1978 tersebut.

Tompi merasa sangat kesal karena jadi repot harus mengklarifikasi kepada petugas pajak. 

Menurutnya, informasi yang tidak benar itu justru bikin hoaks dan membodohi orang. Publik jadi tertipu atas konten tersebut.

"Iya dong, ini kan jadi ngerepotin gue nih jadinya. Panggil yang nulis, tanya dia dapat informasi dari mana, kalau dia ngibul penjarain aja. Itu kan ngebodohin orang jadinya. Termasuk kalian ketipu semua, kan? Pada percaya lagi," ungkapnya lebih lanjut.

Baginya, flexing atau pamer harta bukan kegiatan yang berguna. 

Pasalnya, dengan melihat orang pamer harta tidak membuat orang lain bahagia. Bahkan tidak bermanfaat dari segi manapun.

"Nggak ada gunanya gitu. Mau dilihat dari sisi manapun, dari agama dari kehidupan sosial, budaya, enggak. Enggak ada poinnya buat flexing," pungkasnya.

Warganet beramai-ramai mengomentari ucapan Tompi. Mereka menyayangkan thumbnail YouTube yang bikin publik tertipu hingga merepotkan orang lain. 

Namun, kini thumbnail dan judul video tersebut sudah diganti oleh tim Atta Halilintar.

"Seorang Tompi loh,, gak pernah ngomong kasar dimanapun,, sampai marah bgt," kata @bcak_."

Gw yg pernah survey rumah atta di kebayoran udah kaya rumah film sci-fi jauh lebih gokil drpd rumah tompi mending petugas pajak dateng kesono dah," kata @gilangmadhaan.

"Mungkin menurut mereka dengan tumnel begitu bikin orang jadi mau nonton Konten nya di yt," kata @mhmmdannas.a.

"Lebih sih klo 100M kalo gw liat rumah beserta isinya," kata @4lf1d154.***