Apa yang Terjadi Saat Seseorang Pingsan? 

Apa yang Terjadi Saat Seseorang Pingsan? 
Lihat Foto

WJtoday, Jakarta - Pingsan adalah kondisi di mana ketika seseorang kehilangan kesadaran secara sementara. Kondisi yang memiliki nama medis sinkop ini diakibatkan oleh penurunan aliran darah ke otak secara tiba-tiba.

Sebenarnya apa sih yang terjadi pada tubuh seseorang yang sedang pingsan? Dikutip dari Cleveland Clinic, durasi seseorang ketika tidak sadarkan diri hanya sekitar beberapa detik atau menit. Setelahnya pasien akan bangun dan kembali merasa normal.

Gejala-gejala yang mungkin dirasakan sebelum pingsan meliputi dingin, pusing, keringat tiba-tiba, sakit perut, merasa cemas, dan merasa lemah. Dalam kondisi tertentu, pasien mungkin juga dapat merasakan sakit kepala, perubahan penglihatan menjadi putih atau gelap, hingga kehilangan kendali atas otot hingga akhirnya pingsan.

Apa yang Terjadi pada Tubuh saat Pingsan?

Penyebab yang paling umum mengapa seseorang pingsan adalah karena adanya penurunan tekanan darah secara tiba-tiba. Hal ini mengakibatkan aliran darah dan oksigen ke otak menjadi berkurang.

Selain itu, pingsan mungkin juga dapat disebabkan oleh beberapa alasan lain seperti:

Sinkop jantung: Situasi di mana kondisi jantung mempengaruhi seberapa banyak darah mengandung oksigen yang dipompa jantung ke otak. Jenis ini menyebabkan 15 persen kejadian pingsan.

Sinkop sinus karotis: Jenis ini dapat terjadi ketika ada sesuatu yang menyempitkan arteri karotis di leher. Arteri karotis merupakan pembuluh darah yang memasok darah ke otak. Kondisi biasanya dapat terjadi ketika leher tercekik atau menggunakan baju berkerah ketat.

Sinkop vasovagal: Ini merupakan jenis pingsan yang dapat terjadi ketika seseorang mengalami peristiwa yang membuat stres, misalnya melihat darah, stres emosional, trauma fisik, trauma emosional, hingga rasa sakit. Peristiwa stres merangsang refleks tubuh yang disebut reaksi vasovagal yang membuat jantung melambat dan tekanan darah menurun.

Selain ketiga jenis tersebut, pingsan juga dapat disebabkan oleh obat-obatan tertentu, dehidrasi atau kepanasan, kondisi neurologis, hingga penurunan gula darah secara tiba-tiba. Sekitar 50 persen kasus pingsan tidak diketahui apa penyebabnya.

Beberapa aktivitas yang bisa memicu seseorang pingsan meliputi melewatkan makanan, hiperventilasi, beraktivitas terlalu berat, berdiri terlalu cepat, hingga mengonsumsi alkohol serta obat-obatan terlarang.

Selain itu, beberapa gerakan atau fungsi tubuh tertentu seperti buang air besar, batuk, atau melakukan peregangan juga dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang dapat mengakibatkan pingsan.***