Aprilia Percaya Diri Bidik Juara Dunia MotoGP 2025 Bersama Jorge Martin

Aprilia Percaya Diri Bidik Juara Dunia MotoGP 2025 Bersama Jorge Martin

WJtoday, Bandung - Pabrikan Italia Aprilia sudah mampu melawan Ducati dalam beberapa tahun terakhir ini. Hanya saja mereka masih kurang konsisten, sering ada masalah tapi terus berkembang dengan baik.

Bergabungnya pembalap Spanyol, Jorge Martin sebagai pengganti Aleix Espargaro untuk musim balap 2025, diharapkan bisa membawa Aprilia ke level selanjutnya.

Martin adalah pembalap super cepat dan Aprilia bisa menjadi penantang Ducati lebih serius lagi mulai tahun depan. Aprilia percaya diri dan mengincar gelar juara dunia MotoGP bersama Martin pada 2025 mendatang.

“Tidak ada alasan lagi, itulah yang kami katakan pada diri kami sendiri di perusahaan,” sebut CEO Aprilia Massimo Rivola dalam berita yang dimuat Motosan.es., dikutip Minggu (9/6/2024).

Kedatangan rider sekaliber Martin dan harapan mempertahankan Vinales, ini bisa menjadi tim ang luar biasa. Namun, Rivola mengakui adanya tekanan tambahan.

“Kabar baiknya adalah Jorge tiba, saya berharap bersama Maverick karena mereka akan menjadi pasangan yang hebat, kabar buruknya adalah kami tidak punya alasan lagi,” ungkap dia.

Vinales sendiri masih belum jelas tentag masa depannya, apakah bertahan di Aprilia atau tidak.

“Kami selalu konsisten dan benar dengan pembalap kami, Maverick adalah prioritas kami, tapi kerja sama dilakukan antara dua orang dan kami tidak akan memaksa mereka,” ujar Rivola.

Jika Vinales nanti memilih keluar, Aprilia siap mencari penggantinya.

“Orang Italia bisa saja menjadi sebuah kemungkinan, tapi kita juga harus melihat apakah Oliveira akan melakukan lompatan terakhir yang masih dia butuhkan,” tutup Rivola.

Seperti diketahui, Tim pabrikan Ducati Lenovo telah sukses melengkapi line-up mereka untuk tahun 2025 dan 2026. Tak main-main, pabrikan Bologna menduetkan Francesco Bangania dan Marc Marquez, dua juara dunia dalam satu tim yang sama.

Sayangnya, keputusan ini membuat Ducati kehilangan dua pembalap mereka yang sangat cepat, Jorge Martin yang akan pindah ke Aprilia dan Enea Bastianini yang bergabung dengan KTM.

Bagaimanapun, Ducati harus mengambil keputusan, walaupun pada akhirnya mereka kehilangan beberapa pembalap hebat yang mereka sesali.

“Kami sangat menyesal kehilangan Martin dan Enea, dua pembalap kuat yang sangat kami percayai. Jorge memimpin klasemen dan Enea melakukan hal-hal hebat bersama kami: pertama di tim satelit dan kemudian di tim merah." ungkap manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi kepada Cycleworld.com.

"Namun dia kurang beruntung tahun lalu (2023) dengan insiden yang dialaminya di balapan pertama dan tidak bisa pulih sepenuhnya hingga akhir musim lalu." tandasnya.  ***