Ciri-ciri Anda Harus Segera Turunkan Badan, Risikonya Fatal dan Jangan Terlambat

Ciri-ciri Anda Harus Segera Turunkan Badan, Risikonya Fatal dan Jangan Terlambat

WJtoday, Jakarta - Ciri-ciri ini menandakan anda harus segera turunkan berat badan. Tanda anda harus segera turunkan berat badan jangan sampai diabaikan.

Pasalnya jika anda telat turunkan berat badan maka risikonya sangat fatal.

Perlu diketahui, kelebihan berat badan maka akan berpengaruh pada kondisi kesehatan. Salah satu tandanya Anda cepat merasa lelah saat beraktivitas. 

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ciri-ciri anda harus segera turunkan berat badan Anda.

1. Darah Tinggi
Penyakit kronis yang sering diderita orang kelebyihan berat badan adalah tekanan darah tinggi. 

Kondisi ini membuat Anda berisiko terkena stroke dan lainnya jika didiamkan.

2. Kolesterol Naik
kolesterol tinggi adalah penyakit yang biasa dialami oleh orang obesitas.

Segera turunkan berat badan Anda agar kondisi kesehatan kembali bugar.  

3. Mendengkur
Mendengkur jadi salah satu penyebab adalah kelebihan berat badan.

Jadi waspadalah untuk orang-orang yang kelebihan berat badan sering mendengkur.

4. Tubuh Terasa Sakit
Kelebihan berat badan dapat menyebabkan rasa sakit, baik di lutut, punggung bagian bawah atau di tempat lain.

5. Sulit Melakukan Aktivitas
Ketika Anda terbiasa melakukan tugas tertentu setiap hari dan tiba-tiba merasa lebih sulit untuk menyelesaikannya, mungkin ada yang salah dengan tubuh Anda.

Jika Anda merasa semakin sulit untuk berjalan jauh atau menaiki tangga tanpa sesak napas, inilah saatnya untuk mencari tahu apakah kelebihan berat badan adalah penyebabnya.

Pencegahan obesitas atau kelebihan berat badan

Dilansir dari alodokter, pengobatan dan Pencegahan Obesitas

Penanganan utama pada obesitas adalah mengatur pola makan sehat dan sesuai dengan kebutuhan asupan kalori harian.

Agar sukses, diet juga perlu disertai dengan aktif berolahraga setiap hari. 

Bila upaya tersebut tidak efektif menangani diet, dokter dapat merekomendasikan pasien untuk menjalani terapi obat-obatan atau operasi.***