Terjadi Kenaikan Bertahap selama 3 Bulan, Harga Beras di Kota Bogor Capai Rp16.000 per Liter

Terjadi Kenaikan Bertahap selama 3 Bulan, Harga Beras di Kota Bogor Capai Rp16.000 per Liter
Lihat Foto

WJtoday, Bogor - Untuk memastikan ketersediaan beras aman, Wali Kota Bima Arya mendatangi pusat perbelanjaan di dua titik, yakni Pasar Kebon Kembang dan Yogya Bogor Junction, Rabu (21/2). 

Selain cek ketersediaan beras, Bima Arya juga memantau harga beras di pasaran.

"Dari pantauan sementara di Pasar Anyar, emang naik beras ini (harga beras medium saat ini) Rp16 ribu ya (per liter), dari normal biasa Rp13 ribu," kata Bima dalam rilis, dikutip Kamis (22/2/2024).

Kenaikan harga beras lanjut Bima Arya terjadi selama tiga bulan terakhir secara bertahap.

"Jadi stoknya ada, sekarang harganya selama 4 hari ini stabil di Rp16 ribu. Berharap bisa turun lagi seiring dengan ada panen lagi," ujarnya.

Sehingga, tambah Bima Arya sebelum bulan Ramadan distribusi beras kembali lancar dan ketersediaan bertambah sehingga harga bisa ditekan.

"Karena (penyebabnya) tadi kalau saya ngobrol karena panennya terlambat jadwalnya. Karena musim kemarau agak panjang, sehingga menanamnya telat, panennya juga telat. Begitu kira-kira. Jadi sejauh ini dari sini saya temukan penyebabnya. Faktor cuaca dan telat panen, El nino," ungkapnya.

Untuk mengendalikan harga beras di pasaran, agar tidak ada lonjakan drastis dan ketersediaan tetap terjaga, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga rutin melakukan operasi pasar, yang dilakukan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor bekerjasama dengan Bulog.

Diantaranya operasi pasar yang sudah dilaksanakan di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah.

"Jadi kita alokasikan beras. Kita minta khusus ke Kepala Bulog akan dilakukan operasi pasar untuk lebih membantu para konsumen mendapatkan harga lebih terjangkau, terutama di pasar tradisional," terang Bima.

Sementara itu di Yogya Bogor Junction yang sempat terjadi kekosongan stok beras saat ini juga sudah kembali tersedia.

"Dilaporkan baru hari ini masuk, kemarin stoknya hilang juga selama beberapa hari, tapi saat ini sudah ada best premium. Besok akan di drop lagi dari bulog ya," sebut dia.

Dari penjelasan pengelola dan para pedagang pasar, kenaikan harga beras dan keterbatasan ketersediaan beras disebabkan karena distribusi yang terhambat karena telat panen yang disebabkan kemarau panjang.  ***