Kenali Ciri-ciri hingga Penyebab dari Penyakit Vertigo

Kenali Ciri-ciri hingga Penyebab dari Penyakit Vertigo
Lihat Foto

WJtoday, Jakarta - Pusing sering dipakai menggambarkan sensasi tidak biasa pada kepala. Pusing yang menimbulkan perasaan palsu, seperti berputar atau bergerak disebut vertigo. Itu artinya, vertigo merupakan salah satu tipe pusing yang terasa seperti berputar atau disebut juga kliyengan. Kalau Anda pernah merasakan sensasi ini, penting untuk mengenali serangkaian ciri-cirinya sehingga disebut vertigo. Berikut penjelasan lengkap mengenai tanda vertigo dan penyebabnya.

Ciri-ciri sakit vertigo

Pusing seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam diagnosa medis, pusing jarang menandakan kondisi yang mengancam jiwa. Ciri-ciri vertigo, diantaranya sebagai berikut:

Perasaan salah bergeran atau berputar

Sakit kepala atau merasa ingin pingsan

Ketidakstabilan atau kehilangan keseimbangan

Perasaan melayang, pusing, atau sakit kepala

Melansir Mayo Clinic, Minggu , 11 Februari, pusing tipe vertigo, bisa diperburuk dengan rasa mual sehingga perlu duduk atau berbaring. Pada episode ini, mungkin berlangsung beberapa detik saja. Tetapi ada pula yang merasakannya berhari-hari dan dapat terulang kembali.

Jika mengalami pusing atau vertigo berulang, tiba-tiba, parah, atau berkepanjangan yang tidak diketahui pemicunya, penting untuk periksa ke dokter. Biasanya, dalam perawatan medis darurat, vertigo parah disertai dengan gejala nyeri dada, penglihatan ganda, detak jantung cepat atau tidak teratur, muntah berkelanjutan, kejang, perubahan pendengaran, mati rasa atau kelemahan pada wajah. Jika merasakan gejala ini, segeralah periksa ke dokter supaya mendapatkan perawatan tepat.

Penyebab penyakit vertigo

Vertigo bisa disebabkan banyak faktor, termasuk diantaranya mengalami gangguan telinga bagian dalam, mabuk perjalanan, dan efek pengobatan. Terkadang, bisa juga disebabkan oleh kondisi kesehatan seperti sirkulasi yang buruk, infeksi, atau cedera. Berikut penjelasan lengkapnya mengenai penyebab penyakit vertigo.

1. Masalah telinga bagian dalam

Keseimbangan tubuh bergantung pada gabungan sistem sensorik. Ini termasuk mata yang menentukan di mana tubuh dalam ruangan, saraf sensorik yang mengirim pesan ke otak tentang gerakan dan posisi tubuh, dan telinga bagian dalam yang menampung sensor untuk membantu mendeteksi gravitasi serta gerakan maju-mundur.

Ketika merasa tidak seimbang atau sensasi berputar, bisa disebabkan terjadi kelainan telinga bagian dalam, sehingga otak menerima sinyal dari telinga yang tidak sesuai dengan yang diterima mata serta saraf sensorik. Gangguan pada telinga bagian dalam, bisa karena infeksi, penyakit Meniere atau penumpukan cairan berlebih pada telinga bagian dalam, dan yang paling sering menyebabkan vertigo adalah benign paroxysmal positional vertigo (BPPV).

2. Migrain

Sama seperti gangguan pada telinga bagian dalam, orang yang mengalami migrain mungkin mengalami episode vertigo atau jenis pusing lainnya meskipun tidak parah. Episode vertigo tersebut dapat berlangsung beebrapa menit hingga beberapa jam. Ini juga dikaitkan dengan sensitivitas terhadap cahaya dan kebisingan.

3. Masalah sirkulasi

Vertigo bisa disebabkan jantung tidak memompa cukup darah ke otak. Penyebabnya, penurunan tekanan darah, seperti yang dialami ketika berubah posisi dari duduk atau berdiri terlalu cepat. Bisa juga karena sirkulasi darah yang buruk, seperti dialami seseorang dengan kardiomiopati, serangan jantung, aritmia jantung, dan serangan iskemik transien.

4. Kondisi neurologis dan konsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa kelainan neurologis, seperti penyakit Parkinson dan multiple sclerosis, dapat menyebabkan hilangnya keseimbangan secara progresif. Minum obat-obatan jenis tertentu, seperti obat anti kejang, anti depresan, obat penenang, juga bisa berefek samping mengalami vertigo.

5. Gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan tertentu, dapat menyebabkan sakit kepala ringan atau rasa pusing yang berputar. Ini termasuk serangan panik dan ketakutan meninggalkan rumah atau takut pada ruang terbuka yang disebut agoraphobia.

6. Kadar zat besi rendah

Tanda dan gejala lain yang mungkin terjadi bersamaan dengan pusing, dialami oleh penderita anemia. Biasanya gejala disertai dengan kelelahan, lemas, dan kulit pucat.

7. Gula darah rendah

Kondisi ini umumnya terjadi pada penderita diabetes. Gula darah rendah atau hipoglikemia yang menyebabkan vertigo, biasanya disertai berkeringan dan kecemasan.

8. Keracunan karbon monoksida

Gejala keracunan karbon monoksida sering digambarkan sebagai “mirip flu”. Tetapi diikuti gejala lain, seperti pusing, sakit kepala, vertigo, lemas, sakit perut, muntah, nyeri dada, dan kebingungan.

9. Terlalu panas dan dehidrasi

Jika Anda beraktivitas pada saat cuaca panas, penting untuk minum cukup. Karena jika tidak, bisa menyebabkan rasa pusing dan vertigo karena kepanasan atau dehidrasi. Ini perlu diperhatikan oleh seseorang yang minum obat jantung.

Di atas ialah penjelasan tentang ciri-ciri penyakit vertigo dan penyebabnya. Setelah mengetahui penyebabnya dan gejala yang dirasakan menyertai vertigo, penting untuk mengidentifikasi dan segera memeriksakan diri ke dokter apabila sering mengalami.***