Raffi Ahmad 'Gerah' Dikaitkan Kasus Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis

Raffi Ahmad 'Gerah' Dikaitkan Kasus Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis
Lihat Foto

WJtoday, Jakarta - Ramai soal suami Sandra Dewi, Harvey Moeis jadi tersangka kasus korupsi timah juga menyeret nama Raffi Ahmad. Muncul video hoaks yang membuat Raffi Ahmad gerah.

Raffi Ahmad dengan gaya khasnya saat menjawab isu tak benar itu. Dia berusaha tak ambil pusing tuduhan tersebut.

"Ah capek gue dikaitkan mulu. Kemarin dibilang pencucian uanglah ah. Diemin saja, ntar juga hilang sendiri kalau emang nggak terbukti," jawab Raffi Ahmad melalui keterangannya, Selasa (2/4/2024) malam.

Suami Nagita Slavina tak merasa dirinya melakukan hal-hal curang demi mengumpulkan pundi-pudi rupiah.

"Ya... Allah nggak tidur. Nggak usah pusing menghadapi berita-berita yang hoaks," tegasnya.

Meski kecewa, Raffi Ahmad juga tak mengerti sampai ada pemberitaan miring yang menyebut dirinya melakukan pencucian uang. Bahkan ada oknum yang niat mengedit caption sebuah video dengan narasi dirinya tengah ditangkap karena kasus pencucian uang Rp 271 triliun.

Padahal video yang ditampilkan adalah salah satu konten prank yang dilakukan Atta Halilintar kepada dirinya 5 tahun lalu.

"Nggak ngerti aku juga, nggak ngerti. Itu kan cuma gara-gara video prank Atta halilintar lima tahun lalu. Kita di-prank terus diedit-edit," kata Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad juga mengunggah video hoaks yang menimbulkan spekulasi miring tentang dirinya pada feed Instagramnya. Pada video tersebut dituliskan 'artis raffi ahmad dirin9ku5 poli51 karna terlibat k45us pencuc14n uang 271 triliun nagita slavina n94muk. Konten ATAU BENERAN'.***

"Hadeuhhh .... ini tuh konten PRANK, jadi gw di PRANK 5 tahun lalu di youtube channel @attahalilintar, jadi jangan percaya kalo ada pihak yang tidak bertanggung jawab dan meng-edit" video ini sehingga menjadi berita HOAX !!! Terimakasih Guysss .... Astagfirullah," tulis Raffi Ahmad pada keterangan unggahannya.

Dikutip dari detikFinance, korupsi berjemaah yang menyeret Harvey Moeis dan carzy rickh PIK, Helena Lim ditaksir menimbulkan kerugian Rp 271 triliun. Angka Rp 271 triliun adalah perhitungan kerugian kerusakan lingkungan dalam kawasan hutan dan non kawasan hutan yang dihitung langsung oleh ahli lingkungan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Bambang Hero Saharjo.