Dishub Kota Cirebon Siapkan Sarpras untuk Arus Mudik Lancar

Dishub Kota Cirebon Siapkan Sarpras untuk Arus Mudik Lancar
Lihat Foto

WJtoday, Cirebon - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon menyiapkan sejumlah sarana prasarana dan personel untuk mendukung kelancaran mudik lebaran Idulfitri 1445 Hijriah tahun 2024.

Sarana prasarana yang disiapkan berupa watter barrier, traffic cone, rambu portable, hingga Alat Pemberi isyarat Lalu Lintas (APILL).

Kepala Dishub Kota Cirebon Andi Armawan menjelaskan, penempatan rambu lalu lintas menyesuaikan jalur yang digunakan, baik arus mudik maupun arus balik. Mulai pemasangan direncanakan pada 2 April 2024.

“Water barrier ada 75 unit, traffic cone 50 unit dan RPPJ 20 unit serta personil ada 75 orang dengan 5 orang teknisi APILL. Semua akan ditempatkan di jalur arus mudik dan balik,” terang Andi dalam rilis, dikutip Rabu (3/4/2024).

Selain itu, kata Andi, sejumlah u-turn atau tempat putar balik di jalur mudik ditutup. Seperti di APILL simpang empat Jalan Evakuasi, u-turn depan Korem 063/SGJ, u-turn depan RRI Jalan By Pass Brigjen Dharsono, u-turn depan PLTG dan u-turn depan Gudang Garam.

“Hal itu dilakukan sebagai upaya sirkulasi arus lalu lintas, terlebih jika terjadi kepadatan di jalur mudik. Termasuk di jalur di dalam Kota Cirebon, bisa dilakukan sirkulasi lalu lintas agar lebih lancar,” sebutnya.

Dishub Kota Cirebon dan pihak kepolisian, lanjut Andi, beserta stakeholder lain sudah menjalin kerja sama dalam kelancaran arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1445 Hijriah dengan membangun posko bersama atau terpadu.

“Posko sebagai tempat penunjang dalam memantau situasi lalu lintas. Karena apabila kepadatan terjadi, secara cepat dilakukan rekayasa lalu lintas, baik one way dan contra flow dengan jadwal tertentu,” papar Andi.

Andi menjelaskan, di Kota Cirebon terdapat 11 titik Area Traffic Control System (ATCS) untuk memantau pergerakan lalu lintas melalui CCTV, seperti di simpang empat Pusdiklatpri, Gunungsari, Kejaksan, Jabangbayi, Perumnas, Krucuk, Terminal, Winaon, Kanggraksan, Siliwangi (Asia) dan dekat Samsat Kota Cirebon.

Kemudian, kata Andi, mulai Jumat (5/4) mendatang, empat jenis mobil barang yang dibatasi melintas di jalur mudik, yakni mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, mobil barang gandengan dan mobil barang mengangkut galian, tambang dan lainnya.

“Kami berharap, arus mudik dan balik tahun 2024 ini berjalan lancar. Kepada pemudik, patuhi rambu lalu lintas, apabila lelah dan mengantuk harus istirahat. Hal itu untuk menghindari kecelakaan,” tandasnya.  ***